Bantuan KIP Untuk Mahasiswa Unipas Morotai Disoal, Rektor : Tidak Ada Masalah 

Rektor Universitas Pasifik (UNIPAS) Pulau Morotai Irfan Abdul Rahman

Morotai, beritadetik.id – Bantuan dana melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk Mahasiswa berprestasi di lingkungan Universitas Pasifik (UNIPAS) Pulau Morotai dipertanyakan.

“Sebagai mahasiswa penerima bantuan KIP, kami meminta pihak Universitas agar memperjelas dana bantuan pemerintah melalui program KIP untuk Mahasiswa saat ini,”ucap Natta M Nur, Mahasiswa UNIPAS kepada beritadetik.id, Kamis, (16/12/2021).

Natta bilang, pada 15 Desember kemarin, banyak mahasiswa penerima bantuan KIP yang mengeluhkan hal itu, khususnya di angkatan 2021.

Bacaan Lainnya

“Bantuan KIP ini berdasarkan SK Dirjen DIKTI ditetapkan Rp 6,6 juta/mahasiswa dalam setiap satu semester untuk pembayaran sarana prasarana pendidikan,”katanya.

Lanjut dia, dari besaran dana yang ditetapkan tersebut, terdapat Rp. 2,4 juta secara otomatis masuk ke dalam rekening Universitas untuk pemotongan pembayaran Saranan dan prasarana Mahasiswa, sedangkan sisanya ialah untuk kebutuhan tiap-tiap mahasiswa penerima KIP.

Terpisah, Rektor Universitas Pasifik (UNIPAS) Pulau Morotai Irfan Abdul Rahman, menjelaskan, terkait dana dari program KIP untuk para Mahasiswanya itu tidak ada masalah.

“Perlu saya luruskan, bahwa besaran dana KIP yang tetapkan bukan Rp, 6,6 melainkan 4,2 juta untuk per mahasiswa berprestasi,”jelas Rektor.

Senada dengan Rektor, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Alumni Anggriya Wanjafar mengatakan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dulunya disebut bidikmisi. Namun sekarang telah berubah menjadi KIP.

“Bantuan KIP ini pada tiap semester sebesar Rp. 4,2 juta untuk mahasiswa penerimanya. Dan uang tersebut dipakai untuk kebutuhan kuliah mahasiswa penerima. Kami dari pihak pengelola KIP hanya meminta pertanggung jawaban kepada mahasiswa berupa bukti pembelanjaan,”ungkap Anggriya.

Sembari menjelaskan, mahasiswa penerima bantuan KIP di tahun 2021 untuk di lingkungan Universitas Pasifik sebanyak 90 orang.(ul/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *