Teluk Umera Pulau Gebe Berubah Warna Menjadi Cokelat dan Orange, Ini Masalahnya

  • Whatsapp
Laut di Pesisir Desa Umera Pulau Gebe saat berubah warna, Kamis (1/7/2021). || Foto : (Istimewa).

Halteng || Beritadetik.id – Limbah tambang  PT. Anugrah Sukses Mining (PT.ASM) diduga mencemari perairan di teluk Umera, Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (1/7/2021).

“Limbah tambang yang mengalir ke pesisir pantai Desa Umera, Pulau Gebe itu terjadi pada Sore tadi. Sekarang pantai berubah warnah menjadi orange dan kecokelatan,”ungkap Sunardi Jafar, Warga Pulau Gebe kepada media ini, Kamis sore.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, limbah dari aktifitas perusahaan tambang nikel itu  membuat resah warga terutama para nelayan di wilayah itu.

Sementara itu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halteng ikut angkat bicara.

“Terkait kasus pencemaran lingkungan ini kami mendesak DPRD Halteng agar segera memanggil pihak perusahaan tersebut,”ujar Ketua DPC GPM Halteng Sahril Hairun kepada beritadetik.id.

Menurutnya, kasus lingkungan ini terjadi akibat ulah dari aktifitas PT. ASM yang beroperasi di Pulau Gebe, karena itu DPRD harus ambil sikap.

“DPC GPM Halteng juga mendesak kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Tengah agar segera menyikapi problem lingkungan yang terjadi,”tandasnya.

Terkait permasalahan tersebut, pihak Manajemen PT. ASM sampai berita ini dinaikkan belum berhasil dikonfirmasi.(*).

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *