Menyedihkan, Begini Ratusan Penumpang Kapal KM Simba 01 Dievakuasi ke Sanana

  • Whatsapp
KM. Simba 1. || Foto : (Istimewa).

 

SANANA – Ratusan penumpang Kapal KM Simba 01 dievakuasi dari perairan Pulau Lifmatola ke Kecamatan Sanana, Maluku Utara, Rabu (8/9/2021).

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun beritadetik.id, ratusan penumpang dari Sanana tujuan Ternate itu dievakuasi lantaran kapal yang ditumpangi mengalami kerusakan mesin di Pulau Lifmatola, Sanana, sekira pukul 01.20 WIT.

Kronologis peristiwa dari sejumlah sumber menyebutkan, bahwa awalnya KM Simba 1 mengalami patah kemudi diperairan Mangoli dengan POB 100 Pd koordinat 01°32’51” S – 126° 40′ 24″E dengan jarak 166 Nm radian 193° dari Kansar Ternate.

Atas kejadian itu, sekira pukul 05.08 WIT, petugas berkoordinasi dengan KUPP Sanana untuk memastikan dan meminta bantuan menghubungi agen Kapal, dan berkoordinasi dengan BW LESMES untuk permintaan bantuan pertolongan terhadap kapal naas tersebut.

“Informasi yang di terima melalui email dari kapal BW Lesmes, bahwa Kapal TB Joni 01 sudah merapat ke Kapal Simba 1, tetapi Kapal TB Joni 01 tidak bisa menarik karena banyak kelebihan muatan,”ungkap sejumlah penumpang saat dihubungi media ini, Rabu (8/9) siang tadi.

Sementara itu dari informasi dari KUPP Sanana, Bahwa dalam kejadian ini, diketahui ada Sebanyak 100 penumpang yang di evakuasi di pelabuhan Sanana.

Hingga berita ini dinaikkan, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Buhari Buamona, belum dapat di konfirmasi karena nomor handphone yang sering digunakan di luar jangkauan.

Selain insiden yang di alami KM Simba 1 dari Sanana tujuan Ternate pada Rabu tadi, diketahui peristiwa serupa juga dialami Kapal barang KM. Tiga Putri 02 dari Taliabu tujuan Luwuk, Sulawesi Tengah.

Kapal berkapasitas 67 GT tersebut mengalami para kemudi setelah berlayar dari Pelabuhan Bapenu, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara menuju Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada 4 September 2021. Kapal bermuatan 50 ton barang campuran itu dinahkodai oleh La Inda, dan  7 kru di kapal.

Dalam peristiwa tersebut, Tim rescue dari Pos SAR Luwuk telah berangkat ke lokasi dengan menggunakan KN SAR Bhisma 239 untuk melakukan upaya penyelamatan kru kapal, Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 13.20 WITA.

Sebelumnya, Satuan Polair Polres Banggai Kepulauan telah melakukan upaya pencarian, namun belum membuahkan hasil.

Unsur SAR yang terlibat dati kru KN Bhisma 8 orang, Pos SAR Luwuk 4 orang, KPLP Luwuk dan KP3 masing-masing 1 orang. (*)

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *