Wali Kota Ternate Dinilai Tak Bertaring, Puluhan Siswa SD Terpaksa Ikut Demo

Warga Mangga Dua Utara libatkan Siswa SD Demo masalah Lahan di Kantor Walikota Ternate, Senin (18/7/2022).
Warga Mangga Dua Utara libatkan Siswa SD Demo masalah Lahan di Kantor Walikota Ternate, Senin (18/7/2022).

Ternate, beritadetik.id Warga Mangga Dua Utara Kecamatan Ternate Selatan kembali menggelar aksi di depan kantor Walikota Ternate, Senin, (18/7/2022).

Aksi menuntut masalah penyelesaian lahan di kawasan Mangga Dua Utara tersebut ikut melibatkan puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD).

Koordinator aksi Jamurd Hi Wahab dalam orasinya mendesak Pemerintah Kota Ternate agar mengambil sikap atas sertifikat yang diterbitkan sepihak oleh BPN Kota Ternate.

Bacaan Lainnya

“Sertifikat lahan 9.900,33 meter persegi di Mangga Dua atas nama Andy Tjakra ini jelas-jelas bermasalah dan tidak sesuai prosedur perundang-undangan,”ucapnya.

Dia mengatakan lahan yang dulunya adalah rawa dan air laut lalu dimanfaatkan warga untuk membangun rumah, kenapa BPN terbitkan sertifikat atas nama Andy Tjakra.

“Lahan ini dulunya air laut, sekarang sudah ada sekitar 70 Kepala Keluarga yang mendiami lokasi tersebut,”katanya.

Menurutnya, persoalan ini sebelumnya warga masyarakat Mangga Dua sempat mengusulkan permohonan penerbitan sertifikat lahan, hanya saja di tolak oleh BPN.

“Mereka (BPN) menolak dengan alasan daerah tersebut masuk kawasan sempadan pantai, yang tidak boleh didaftarkan untuk kepemilikan hak diatasnya,”tambahnya.

Anehnya, lanjut dia, BPN sendiri yang mengeluarkan sertifikat hak milik Nomor 01/Kel atas nama Andy Tjakra pada tahun 2003.

Jamrud merasa kesal dan kecewa atas kebijakan Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman karena menilai tidak bisa menyelesaikan masalah lahan ini.

“Kami sangat kecewa dengan Pak Wali Kota. kenapa masalah ini dibiarkan berlarut-larut, bahak Wali Kota juga alergi bertemu kami di sini,”ungkapnya.

Ia menjelaskan, Kekecewaan atas kebijakan pemerintah ini akan berdampak panjang, bahkan pihaknya mewakili masyarakat sudah tidak lagi percaya kepada Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman.

“Kami akan berupaya bertemu dengan pak Tauhid, bahkan di jalan sekalipun kami palang untuk bicarakan masalah ini,”pungkasnya.(ian/red).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *