Oknum Pegawai BKPSDM Ternate Diduga Tipu PTT Uang Ratusan Juta, Ini Modusnya

Beritadetik.id – Seorang oknum ASN dilingkup Pemerintah Kota Ternate, inisial NA diduga tipu puluhan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Pasalnya, pelaku meminta uang puluhan juta kepada puluhan PTT dengan modus untuk meloloskan para korban menjadi ASN.

Kasus ini terbongkar setelah sejumlah korban mengadu ke Pemkot Ternate, karena janji pelaku tak kunjungi terealisasi.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan salah satu PTT, bahwa pelaku yang bertugas di BKPSMD Ternate, meminta uang puluhan juta.

Kepala BKPSMD Kota Ternate, Samin Marsaoly, mengatakan laporan dugaan penipuan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut segera ditindak.

Samin menjelaskan, oknum ASN tersebut diduga sudah menjalankan aksi sejak 2022.

“Modus yang dilakukan, pelaku membuat pengumuman palsu, pengangkatan PTT menjadi CPNS melalui seleksi berkas sampai tingkat SK Walikota,”ucapnya, Selasa (5/3).

Dia menjelaskan, iming-iming pelaku dipercaya oleh korban yang berjumlah kurang lebih 15 orang. Para korban pun menyetorkan uang masing-masing Rp 25 juta.

“Ini murni penipuan, maka seluruh dokumen yang dibuat itu palsu sebab meniru tanda tangan Wali Kota dan saya sebagai Kepala BKPSDMA,”jelas Samin.

Dirinya mengaku masalah ini sudah ditangani kemarin mulai pemeriksaan dan segera dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Masalah ini sedang ditangani Inspektorat, Kabag Hukum, Kabid penilaian kinerja, setelah itu diteruskan ke tim kode etik yakni Sekertaris kota Ternate dan Wali Kota untuk meminta persetujuan hukuman yang diberikan,”ungkap Samin.

Sembari menambahkan, dari hasil pemeriksaan, jika oknum melanggar kode etik dan disiplin pegawai yang berat dalam PP Nomor 94 tahun 2021 tentang penurunan pangkat sampai pada tingkat pemberhentian tidak hormat.

“Jadi saya mengimbau PTT apabila ada iming-iming siapa pun itu pembohongan dan penipuan karena menentukan menjadi ASN atau PPPK melalui mekanisme seleksi dan tanpa dipungut biaya,”pungkasnya.(ian/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *