Samurai Nilai Agenda Presiden Jokowi di Maluku Utara Tidak Krusial, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Aksi Samurai Maluku Utara.

Ternate, beritadetik.id — Presidium Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Maluku Utara menganggap agenda kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Sofifi tidak krusial.

“Maluku Utara ini terlalu banyak masalah yang mestinya ikut dipikirkan oleh kepala negara, seperti kasus pertambangan, konflik agraria, dan permasalahan krisis BBM dan anjloknya komoditas petani dan lainnya, ketimbang tanam jagung dan resmikan Masjid Raya yang sifatnya hanya seremonial,”kata Presidium Samurai, Ardian Kader.

Bacaan Lainnya

Rencana kedatangan Presiden ke Maluku Utara pada Minggu 14 November besok, Presiden Jokowi mestinya tidak hanya sebatas menanam jagung dan meresmikan Masjid Raya Sofifi, melainkan harus melakukan hal yang lebih dari kegiatan seremonial itu.

“Kita di Maluku Utara punya masalah kerusakan lingkungan, kekerasan seksual, investasi pertambangan, Ilegal fishing, anjloknya komoditi lokal, krisis BBM, Pelanggaran HAM, Ilegal logging, konflik agraria, dan berbagi problem lainnya. Ini yang harus direspon oleh Presiden,”ucap Ardian.

Diketahui, Presiden Joko Widodo bersama rombongan Menteri Kabinet Indonesia Maju akan bertandang ke Maluku Utara pada Minggu 14 November 2021.

Kehadiran Presiden ini dalam rangka melaksanakan dua agenda, yakni penanaman jagung dan peresmian Masjid Shaful Khaairat, Sofifi, Maluku Utara.(awn/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *