UNIPAS Morotai Optimis Tingkatkan Kualitas SDM dan Riset Strategis Demi Kemajuan Daerah

Beritadetik.id – Menjelang usia Kabupaten Pulau Morotai yang ke-17, Universitas Pasifik (UNIPAS) menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Rektor UNIPAS, Irfan Hi Abd Rahman, menyatakan optimisme bahwa perguruan tinggi yang dipimpinnya mampu melahirkan riset-riset yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

​Dalam dialog publik bertajuk “Refleksi 17 Tahun Kabupaten Pulau Morotai” yang digelar oleh PB Hippmamoro dan AMPP Togamaloka di Cafe Upland, Desa Gotalamo, Senin (6/4/2026) malam, Irfan menyoroti kondisi ekonomi daerah yang dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan.

Menurutnya, meski berbagai upaya perbaikan telah dilakukan di pelbagai sektor, struktur ekonomi Morotai saat ini masih sangat bergantung pada sektor primer.

Bacaan Lainnya

“Struktur ekonomi kita masih didominasi oleh perikanan, pertanian, dan kehutanan. Kita memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan perikanan, namun tantangan utamanya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah produk serta mengembangkan industri pariwisata yang lebih maju,” ujar Irfan.

​​Sebagai pimpinan institusi pendidikan tinggi terbesar di Morotai, Irfan menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang telah memberikan kepercayaan kepada UNIPAS untuk melakukan studi akademik terhadap berbagai kebijakan publik. Hal ini dianggap sebagai langkah maju dalam membangun daerah berbasis data dan kajian ilmiah.

​Ia menekankan bahwa kemajuan ekonomi kerakyatan hanya bisa dicapai melalui sinergi yang kuat antara empat pilar utama:

1. ​Kampus (Akademisi) sebagai penyedia riset dan SDM.

2. ​Pemerintah sebagai regulator.

3. ​Pengusaha sebagai penggerak investasi.

4. ​Masyarakat sebagai subjek pembangunan.

5. Wartawan sebagai agen informasi berperan penting dalam mendorong potensi daerah. 

Sebagai penutup, Irfan mengingatkan bahwa kemajuan Pulau Morotai tidak bisa bertumpu pada satu pihak saja, melainkan memerlukan komitmen kolektif yang berlandaskan nilai-nilai moralitas pembangunan.

​”Kita perlu meningkatkan kredibilitas, integritas, dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam serta pembangunan daerah. Hanya dengan kerja sama semua pihak, Morotai bisa melompat lebih jauh,” pungkasnya.

 

**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *