Beritadetik.id – PT Vpol Tirta Sejahtera akhirnya angkat bicara terkait polemik air minum dalam kemasan (AMDK) merek Vpol yang belakangan menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul adanya temuan air kemasan Vpol yang diduga kotor dan terlihat keruh.
Direktur PT Vpol Tirta Sejahtera, Rudi, dengan tegas membantah dugaan bahwa air Vpol yang bermasalah tersebut telah expired atau kadaluwarsa.
Ia menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah mengambil serangkaian langkah, mulai dari menggelar rapat internal, memeriksa sumber mata air hingga hasil produksi, memanggil pihak suplier dari Surabaya, hingga menyurati Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Setelah itu kita ambil sampel (Air) dan kita periksa secara kasat mata, tetapi tidak ditemukan (Keruh dan kotor). Meski begitu, kita membawa sampel tersebut untuk diuji di Unkhair dan hasilnya bagus,” tutur Rudi, Senin (8/12/2025).
Menurut Rudi, temuan air yang mengalami kekeruhan itu diduga kuat disebabkan oleh penyimpanan yang kurang efektif. Faktor-faktor seperti terpapar sinar matahari secara langsung atau berdekatan dengan zat berbau tajam, seperti minyak tanah, bensin, dan sabun, diyakini menjadi pemicunya.
“Jadi faktor-faktor itu yang menyebabkan air tersebut mengalami kekeruhan. Kita tunggu saja hasil uji lab oleh BPOM dan memastikan bahwa air Vpol benar-benar bersih dan bagus serta aman dikonsumsi,” katanya, menekankan komitmen perusahaan pada hasil uji laboratorium resmi.
Lebih lanjut, perusahaan penyedia air bersih Vpol tersebut menegaskan komitmennya dalam menyediakan air berkualitas tinggi bagi konsumen. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan teknologi filtrasi dan pengawasan berlapis di setiap tahapan jalur produksinya.
Rudi menambahkan, PT Vpol Tirta Sejahtera juga telah intensif melakukan edukasi kepada para pengecer terkait tata cara penyimpanan air yang benar jauh sebelum persoalan ini muncul.
Sementara itu, Manager Operasional PT Vpol Tirta Sejahtera, Rofi, menambahkan bahwa Vpol terus memperluas jaringan layanan pengujian gratis untuk masyarakat, sebagai bagian dari program edukasi kesehatan lingkungan. Melalui program ini, pelanggan dapat meminta pengecekan kualitas air di lokasi masing-masing tanpa biaya tambahan.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan air yang benar-benar mereka percaya. Transparansi dan keterbukaan data menjadi prioritas kami,” tegas Rofi.
Dengan berbagai langkah peningkatan kualitas dan transparansi ini, PT Vpol berupaya menjadi salah satu penyedia air bersih yang mengutamakan keselamatan, mutu, dan kepercayaan publik.(pte/red)











