Proyek Irigasi Nasional di Morotai Ditargetkan Rampung Awal Februari 2026

Beritadetik.id – Proyek pengerjaan irigasi nasional di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dipastikan akan tuntas pada awal Februari 2026.

Proyek strategis yang berlokasi salah satunya di Desa Aha, Kecamatan Morotai Selatan, ini terus dikebut pengerjaannya oleh kontraktor pelaksana. Proyek ini sendiri memiliki nilai kontrak mencapai Rp24.375.869.000.

Proyek irigasi yang dikerjakan oleh PT Utama Karya (HK) ini memiliki tanggal kontrak mulai 6 November 2025 hingga 3 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Humas Proyek Irigasi dan Rawa, Waldo Putra, membenarkan bahwa pengerjaan proyek tersebut saat ini sedang berlangsung.

Nilai anggaran yang besar itu disebut Waldo tidak hanya untuk Pulau Morotai, melainkan mencakup pembangunan irigasi di wilayah lain di Maluku Utara.

“Itu meliputi pembangunan daerah irigasi terutama di area Wayana, Goa, Dagapok dan Pulau Morotai di Desa Aha,” jelas Waldo.

Ini menunjukkan bahwa anggaran puluhan miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan daerah irigasi di beberapa lokasi, termasuk di Halmahera Utara dan Halmahera Selatan, selain di Morotai.

Waldo juga memberikan klarifikasi terkait isu administrasi di lapangan. Ia menjelaskan sempat terjadi keterlambatan pemasangan papan proyek di lokasi Desa Aha.

“Mungkin untuk saat ini Proyek irigasi Aha. Berkaitan dengan perihal belum terpasang papan proyek, saat itu papan proyeknya sudah ada tapi belum di pasang karena masih menyiapkan hal hal pekerjaan lain-lain,” ujar Waldo pada Kamis (4/12/2025).

Meski demikian, Waldo memastikan bahwa masalah tersebut telah teratasi. “Untuk saat ini papan proyek sudah terpasang rapih, dan sudah tidak ada masalah,” pungkasnya, memastikan transparansi proyek dengan nilai kontrak yang sudah tertera jelas di lokasi.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *