Beritadetik.id – Seorang pemuda di Desa Joubela, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, bernama Idgam Popa (46 tahun), harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah nekat mengancam membunuh ayah kandungnya sendiri.
Aksi mengerikan ini diduga dipicu oleh masalah harta berupa pohon kelapa. Peristiwa yang menggegerkan warga ini terjadi di rumah pelaku sekitar pukul 14.00 WIT.
Menurut informasi yang dihimpun, Idgam saat itu berada dalam kondisi mabuk minuman keras (miras), ketika Idgam tidak terima jika ada orang lain yang mengelola kelapa milik ayahnya. Ia mengambil sebilah parang dan langsung mengancam akan menghabisi nyawa ayahnya.
Beruntung, anggota keluarga lain yang telah mengetahui keributan tersebut segera datang untuk melerai. Mereka berhasil menghentikan aksi Idgam dengan cara menghadangnya menggunakan sebatang kayu sebelum akhirnya pelaku berhasil ditonjok dengan tangan dan dilumpuhkan.
Kepala Desa Joubela, Irfan Muhammad, membenarkan peristiwa yang terjadi di wilayah desanya.
“Iya tadi saya di telepon oleh warga disuruh saya datang karena ada kejadian itu, saya datang bersama Babinkamtibmas,” tuturnya saat dikonfirmasi media, Minggu (28/9/2025).
Kades Joubela menegaskan bahwa ia langsung mendatangi lokasi kejadian bersama aparat keamanan desa.
Irfan menambahkan bahwa tak lama setelah ia tiba, pihak kepolisian dari Polres Morotai juga datang ke lokasi untuk mengambil tindakan. Aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku dan membawanya untuk proses lebih lanjut.
“Dia sudah di amankan ke kantor Polres oleh anggota polisi,” pungkas Kades Joubela.
Saat ini, Idgam Popa telah diamankan di Polres Morotai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)











