Rekonstruksi dan Rehabilitasi 16 Madrasah di Morotai Dimulai Agustus

Beritadetik.id – Program rekonstruksi dan rehabilitasi 16 sekolah madrasah di wilayah Pulau Morotai, Maluku Utara, dijadwalkan akan dimulai pada bulan Agustus 2025.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Pulau Morotai, Mukmin Ali, dalam wawancara eksklusif dengan beritadetik.id di ruang kerjanya pada Kamis (17/7/2025).

Mukmin Ali menjelaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi intensif dengan Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Prasarana Strategi Kementerian PUPR di Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

“Itu saya sudah koordinasi kemarin sekitar dua minggu lalu dan itu sementara tahap proses tender yang mereka lakukan untuk 16 Madrasah,” ungkap Mukmin.

Ia menambahkan bahwa percepatan pelaksanaan proyek ini diharapkan dapat dimulai Agustus mendatang karena bulan Juli masih dalam tahap proses tender. Hal ini sesuai dengan hasil koordinasi yang telah dilakukan dengan pihak Satker.

Lebih lanjut, Mukmin Ali menyatakan rasa syukurnya bahwa proses administrasi terkait lahan sekolah madrasah, termasuk sertifikat lahan dan tanah hibah, telah disiapkan dengan baik.

“Dan itu dilakukan oleh pihak Satker pelaksana prasarana strategi, kami hanya menyiapkan administrasinya baik sertifikat lahan begitu juga tanah hibah. Alhamdulillah Morotai sudah melengkapi semua itu,” terangnya.

Dari sisi lahan yang disiapkan, mayoritas merupakan hibah dan wakaf, dengan rata-rata 70 persen di antaranya sudah bersertifikat tanah, sehingga diharapkan tidak akan ada kendala berat dalam pelaksanaannya.

Meskipun demikian, Mukmin Ali mengakui bahwa besaran anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi ini belum diketahui secara pasti.

“Sampai sekarang berapa nilainya itu saya belum tahu, karena dari mereka. Kami sifatnya ya cuma siapkan administrasinya,” ujarnya.

Ia sangat bersyukur atas bantuan dari Kementerian PUPR ini, yang menurutnya jelas akan sangat membantu pembangunan infrastruktur pendidikan di Morotai. Ke depannya, Kemenag Pulau Morotai masih mengusulkan kurang lebih 30 sekolah madrasah lainnya untuk dibangun baru atau direnovasi, dengan harapan dapat diakomodasi.

Adapun 16 sekolah madrasah yang akan direkonstruksi dan direhabilitasi meliputi:

1. RA Hi Achmad Syukur

2. Mis Jamiatul Khairat

3. Mis Nurussabah

4. Mis Ulul Albab

5. Mis Nurul Hayat

6. Mis Al Bahri Daeo

7. Mis Agung Sabala

8. MTsN 1 Morotai

9. MTsS Makarimal Aqhlak

10. Mis Nurussabah

11. MTsS Al Ikhlas Gorua

12. MA Nurul Yaqin

13. MA Fastabiqul Khairaat

14. MA Al Ikhlas Bere-bere

15. MA Jamiatul Khairat

16. MA Bahari Usbar

 

Editor : M. Bahrul Kurung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *