Dua Kades di Taliabu Berkelahi di Tempat Hiburan Malam, Kasusnya Berakhir Damai

  • Whatsapp
Ilustrasi Penganiayaan TKA Cina.|| Foto : (Istimewa).

Bobong – Kepala Desa Wolio, Kecamatan Tabona, inisial LM dan Kades Pancuran, Kecamatan Taliabu Barat, inisial RN, berkelahi di salah satu tempat hiburan malam di Bobong, Pulau Taliabu.

Pasalnya, peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Room Karaoke kawasan Desa Wayo, Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara pada Senin (26/7/2021) malam,

Bacaan Lainnya

“Ceritanya dua kades itu awalnya memesan bir bintang dan anggur merah sambil karaoke bersama, Namun setelah beberapa jam berikut keduanya terdengar saling berkelahi hingga membuat suasana Cafe mejadi tegang,”kata salah satu pelayan Cafe saat ditemui  beritadetik.id.

Terpisah, Kepala Desa Pancuran, Kecamatan Taliabu Barat, inisial RN dikonfirmasi mengatakan, awal mula perkelahian dirinya dengan Kades Wolia, Kecamatan Tabona, itu karena gara-gara pembayaran minuman di tempat hiburan tersebut.

“Ada 6 botol minuman jenis Bier yang belum terbayar, jadi saya bermaksud ambil ATM milik Kades Wolio untuk dititipkan ke penjaga Cafe, namun Kades Wolio memukul saya dari arah belakang,”kata RN, Kades Pancuran.

Tak terima dipukul, dirinya (RN,red) keluar dari Cafe lalu menabrak motor milik Kades Wolio. Perkelahian pun terjadi. Akibat insiden itu, RN yang tercatat sebagai Kepala Desa Pancuran ini mengalami luka-luka di bagian wajahnya.

Lain halnya dengan Kades Pancuran, Kades Wolio, AM mengungkapkan, insiden perkelahian dengan RN selaku Kades Pancuran tersebut karena tak terima ATM miliknya diambil.

“Kades Pancuran ambil saya punya ATM dengan KTP, saya minta dikembalikan, tapi dia Kades Pancuran hanya putar-putar akan,”kata AM dengan kesal.

Diketahui kasus tersebut tidak sampai digiring ke pihak Kepolisian, karena kedua kepala desa tersebut bersepakat untuk berdamai atau menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.(mri/red).

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *