Pekerjaan Ruas Jalan Tikong – Nunca Baru Cair 70 Persen

  • Whatsapp

“Proyek ini sisah dibutas saja, untuk tahapan lainnya sudah diselesaikan oleh rekanan dari PT. DSM. Terkait pekerjaan lanjutan akan dilaksanakan oleh pihak rekanan setelah sisah anggaran dari 70 persen itu dicairkan”.

Suprayidno

TALIABU | beritadetik.id – Pekerjaan proyek ruas jalan Tikong-Nunca, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, yang dianggarkan sebesar Rp 15,052 Miliar lebih pada tahun kemarin ternyata baru dicairkan 70 persen.

Peoyek yang diketahui dikerjakan oleh PT. Damai Sejahtra Membangun senilai Rp 15,052.607.500 itu didalamnya termasuk pajak dan galian C.

“Proyek ini sisah dibutas saja, untuk tahapan lainnya sudah diselesaikan oleh rekanan dari PT. DSM. Terkait pekerjaan lanjutan akan dilaksanakan oleh pihak rekanan setelah sisah anggaran dari 70 persen itu dicairkan,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pulau Taliabu, Suprayidno, Senin (8/2/2021).

Dia bilang, salah satu kendala tahapan pekerjaan pengaspalan belum dilakukan saat ini, karena selain faktor anggaran lanjutan yang belum dicairkan, pihak rekanan PT. DSM harus menunggu bahan aspal yang didatangkan langsung dari Buton.

“Kami sudah koordinasi dengan pihak kontraktor, kendalanya bahwa situasi uaca laut yang kurang bersahabat jadi agak terlambat aspalnya,”terangnya.

Suprayidno lanjut menjelaskan, pekerjaan LPA, LPB dan LPC itu sudah dirampungkan, bahkan di dalam RAB meski tidak ikut tercantum LPB namun pihak kontraktor tetap melaksanakan guna lebih memantapkan kualitas pekerjaan di lapangan.

“Soal kualitas mendukung dan tidak diserahkan ke tim BPK yang memeriksa. Dan itu kita masih menunggu hasil pemeriksaan seperti apa nanti,”ungkapnya.

Sembari mengatakan, terkait gosip yang berkembang bahwa proyek tersebut ditangani salah satu pejabat dilingkup Pemkab Taliabu, itu tidak benar.

“Soal pekerjaan proyek kami tetap profesional. Jika ada rekanan meski kami tidak kenal tapi dalam proses lelang memenuhi syarat, maka itu yang akan menangani dan melaksanakan pekerjaan di lapangan. Jadi soal informasi bahwa ada pejabat yang tangani proyek ini sangat tidak Benar,”tandasnya.(sal/red).

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *