Beritadetik.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai terus mematangkan kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Maluku Utara tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang. Keseriusan ini ditegaskan dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Pulau Morotai pada Rabu (6/5/2026) pagi.
Rapat tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda Pulau Morotai. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dan fasilitas pendukung event olahraga terbesar tingkat pelajar di Maluku Utara tersebut berjalan maksimal.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa suksesnya POPDA merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya beban Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Beliau menginstruksikan seluruh pimpinan OPD untuk memberikan perhatian penuh demi menjaga nama baik daerah.
“POPDA ini bukan hajatan satu dinas saja, tetapi hajatan daerah. Karena itu, semua OPD diminta memberikan perhatian penuh selama pelaksanaan kegiatan, di samping tetap menjalankan tugas pokok masing-masing,” tegas Bupati.
Bupati juga mewanti-wanti para pimpinan OPD agar menjadi tuan rumah yang ramah. Pelayanan prima kepada tamu dan kontingen dari kabupaten/kota lain menjadi prioritas utama guna memberikan kesan positif bagi Pulau Morotai.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pulau Morotai, Marwanto Sukidi, memaparkan bahwa berbagai tahapan krusial telah dilaksanakan. Mulai dari pembentukan panitia internal, peluncuran logo dan maskot, seleksi atlet, hingga koordinasi intensif dengan pihak Pemerintah Provinsi.
“Kami juga sudah meninjau venue untuk sembilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Pada prinsipnya seluruh venue sudah siap,” jelas Marwanto.
Beberapa poin penting terkait fasilitas antara lain:
• Atletik: Dipusatkan di Desa Dehegila. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum tengah menyempurnakan lintasan lari.
• Sepak Bola: Berlokasi di Lapangan Merah Putih Darame.
• Bola Voli: Bertempat di Gotalamo dan area Water Front City.
• Bela Diri: Menggunakan Gedung Islamic Center dan Gedung Oikumene.
• Karantina Atlet: Dispora telah menyiapkan tempat karantina bagi kontingen tuan rumah yang akan dimulai tiga hari sebelum laga perdana.
Berdasarkan pendataan Dispora, Morotai dinilai sangat mumpuni dari sisi sarana pendukung. Selain venue pertandingan, fasilitas penginapan, sektor kuliner, layanan kesehatan rujukan, hingga akses transportasi laut telah dikonsolidasikan untuk mendukung mobilitas peserta.
Pemerintah Daerah optimistis bahwa dengan sinergi seluruh OPD dan dukungan masyarakat, POPDA Maluku Utara 2026 tidak hanya sukses secara prestasi olahraga, tetapi juga sukses dalam mempromosikan pariwisata serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal di Bumi Moro. (*)











