Beritadetik.id – PT Natural Indococonut Organik (PT NICO), sebuah perusahaan pengelola kelapa yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekonomi masyarakat.
Kali ini, PT NICO melakukan ekspansi usaha dengan membangun Pancang di dua desa di Kecamatan Kao Utara, yaitu Desa Doro dan Wateto. Langkah strategis ini disambut hangat dan mendapat apresiasi tinggi dari para petani serta tokoh masyarakat setempat.
Sejak beroperasinya Pancang di Desa Doro dan Wateto, para petani merasakan dampak positif yang signifikan. Salah satunya adalah Jhon Tawar, seorang petani, yang mengungkapkan kemudahan yang ia dapatkan.
“Ketika kerja sama dengan Pancang Doro, kelapa saya dibersihkan dan pekerjaannya selesai dalam waktu singkat, tidak sampai sehari. Pembayaran pun cepat, kurang lebih empat hari sudah cair,” ungkapnya, Sabtu (23/8/2025).
Jhon juga menambahkan bahwa beberapa jenis pekerjaan pendukung tidak dikenakan biaya, sebuah hal yang sangat membantunya.
Hal senada juga disampaikan oleh Bernadus Taluku. Ia membandingkan keuntungan menjual langsung ke Pancang dengan mengolah kopra sendiri.
“Dibandingkan membuat kopra sendiri, menjual di Pancang jauh lebih menguntungkan. Kami punya 640 pohon dengan akses jalan yang sulit, membuat pekerjaan menjadi sangat berat. Tapi, saat kami jual ke Pancang Doro, mereka datang hanya dalam satu hari, langsung diangkut. Jadi, pekerjaan selesai dalam sehari dan tiga hari kemudian kami sudah terima hasilnya,” jelas Bernadus.
Frikdjims Tawar, seorang tokoh pemuda setempat, turut memberikan apresiasi positif atas kehadiran Pancang PT NICO.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik, di mana para petani dapat meningkatkan sumber ekonomi dengan lebih cepat. Mereka bisa mengolah kelapa dengan hasil yang cepat diterima,” ujarnya.
Frikdjims berharap PT NICO terus membangun ekspansi di Kecamatan Kao Utara karena dinilai memiliki dampak besar bagi kemajuan ekonomi masyarakat setempat.
Kehadiran Pancang PT NICO tidak hanya mempermudah proses penjualan dan pengolahan kelapa bagi petani, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mempercepat perputaran ekonomi di desa.
Dengan model bisnis yang berpihak pada petani, PT NICO berhasil menciptakan simbiosis mutualisme yang menguntungkan semua pihak, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal di Halmahera Utara.(mik/red)











