Jadwal Presiden Jokowi ke Halbar Dibataklan, Gubernur Minta Resmikan Masjid Raya Sofifi

  • Whatsapp
Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi, Maluku Utara.

Sofifi-beritadetik.id – Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba Lc berharap Presiden RI Joko Widodo meresmikan Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi, Maluku Utara.

Keinginan Gubernur AGK tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Novi Subadi Sugito dan rombongan, Selasa (9/11/2021).

Bacaan Lainnya

Gubernur yang didampingi oleh Wagub Ir. M. Al Yasin Ali mengatakan, ada beberapa kegiatan yang perlu dilakukan dalam Kunker Presiden RI di Malut.

Selan kegiatan penanaman jagung, kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu diharapkan menyempatkan diri untuk meresmikan Masjid Raya Sofifi.

“Kegiatan peresmian ini wajib untuk dilaksanakan karena mengingat peletakan batu pertama dilakukan oleh presiden RI,”ucap Gubernur dua periode itu.

Video Gubernur AGK Minta Presiden Resmikan Masjid Raya Sofifi : 

Sementara itu, terkait lokasi penanaman jagung yang ditinjau Danrem 152/Baabullah dan disebut tidak layak dikunjungi Presiden, Pemprov Malut meminta kepada Dinas Pertanian Malut untuk mencari lokasi alternatif yang dekat di Sofifi.

“Titik awal lokasi penanaman jagung ini memang awalnya diagendakan di Halmahera Barat, tepatnya di Sahu Timur, namun kita cari lokasi yang terdekat,”tambah AGK.

Gubernur juga meminta bahwa harus ada alternatif kegiatan lain lagi seperti Vaksinasi, karena Malut dalam pencapaian masih dinilai rendah.

Untuk itu Beliau mengharapak kepada Apkam TNI/Polri untuk dapat membantu Pemprov Malut terkait program Vaksinasi.

Merespon arahan Gubernur, Kadis Pertanian Provinsi Maluku Utara, Ir. Nurjannah Ali mengatakan bahwa terdapat perubahan jadwal sesuai hasil zoom meeting dengan Kementrian Pertanian RI.

Lokasi semula Kunjungan Kerja Presiden RI di Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, namun dipindahkan di Kecamatan Oba Tengah, Kota Tikep.

Nurjannah menyebutkan, perubahan lokasi penanaman jagung ini karena permintaan Gubernur KH. Gani Kasuba agar Presiden RI juga meresmikan Masjid Raya Sofifi serta lahan pertanian di Akelamo.

“Lokasi lahan di Akelamo seluas 5 Ha, namun untuk lahan yang bisa dijadikan lokasi bercocok tanam hanya 2 Ha saja.”tutup kadis.(al/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *