PPI Halmahera Barat Gelar Musyawarah Kabupaten ke-V

Beritadetik.id – Musyawarah Kabupaten ke-V Purna Paskibraka Indonesia Halmahera Barat (PPI Halbar) resmi digelar.

Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Eksistensi PPI Dalam Melahirkan Generasi Muda Berkarakter Pancasila Menyongsong Indonesia Maju”.

Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad di Rumah Perempuan, Desa Acango, Kecamatan Jailolo. Senin (29/12/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Djufri Muhamad menuturkan, bahwa Purna Paskibraka Indonesia merupakan aset ideologis bangsa yang lahir dari proses kaderisasi negara yang selektif, disiplin, dan sarat nilai kebangsaan.

Karena itu, menurut Djufri, PPI tidak boleh direduksi sekadar sebagai organisasi alumni maupun dijadikan ruang kepentingan pragmatis.

“PPI harus berdiri tegak sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan, perekat persatuan nasional, dan benteng ideologi Pancasila. Menjadi purna paskibraka berarti telah disumpah oleh sejarah untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Djufri.

Menurut orang nomor dua di Halbar itu, bahwa tema Muskab ke-V merupakan mandat ideologis yang harus dimaknai secara serius.

Kata dia, PPI harus mampu menghadirkan Pancasila sebagai nilai hidup dalam praktik keseharian, bukan sekadar dokumen normatif.

“Ketuhanan harus melahirkan akhlak, kemanusiaan melahirkan empati, persatuan melahirkan loyalitas nasional, musyawarah melahirkan kebijaksanaan, dan keadilan sosial melahirkan keberpihakan kepada rakyat,” tutur Wabup.

Mantan anggota DPRD 3 periode itu juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus bersinergi dengan PPI. Namun, lanjutnya, sinergi tersebut harus dibangun di atas disiplin organisasi, etika, serta kepatuhan terhadap konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Dia berharap Muskab ini melahirkan kepengurusan yang tegas dalam prinsip, bersih dalam tata kelola, dan kuat dalam komitmen kebangsaan.

“Jadikan PPI sebagai pusat kaderisasi pemimpin muda yang berintegritas, yang memahami bahwa kekuasaan adalah amanah, jabatan adalah pengabdian, dan negara adalah kepentingan tertinggi,” tegasnya.

Sementara Ketua PPI Provinsi Maluku Utara, Tonny S. Pontoh, mengatakan Musyawarah Kabupaten bukan hanya agenda pemilihan pengurus, tetapi juga momentum refleksi dan evaluasi organisasi. Menurutnya, PPI memiliki tanggung jawab moral dalam membina generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalisme.

“Diharapkan Muskab ke-V ini melahirkan kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta berlandaskan nilai-nilai Pancasila, sekaligus memperkuat soliditas lintas angkatan dan menjadikan PPI sebagai rumah besar bagi seluruh purna paskibraka,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Ketua PPI Halmahera Barat, Muhammad Syamsir Ali, menyampaikan bahwa Muskab merupakan forum tertinggi organisasi untuk evaluasi, konsolidasi, dan regenerasi kepemimpinan.

Vando sapaannya menjelaskan, bahwa masa bakti kepengurusan PPI Halmahera Barat periode 2020–2025 akan berakhir pada April 2026.

“Selama lima tahun terakhir, PPI Halmahera Barat secara konsisten melaksanakan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, berpartisipasi dalam kegiatan kepemudaan tingkat provinsi, serta melakukan pembinaan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa dalam tiga tahun terakhir PPI Halmahera Barat berhasil mengirimkan perwakilan hingga tingkat provinsi dan nasional pada 2021, 2023, dan 2025.

“Atas capaian itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, pengurus, panitia, serta seluruh anggota PPI atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin,” tandasnya.

Sekedar diketahui, turut hadir dalam Muskab tersebut yakni, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Silas Palias, Camat Jailolo, Ketua KNPI Halmahera Barat Ismail Buamona, perwakilan Dandim 1501/Ternate Kapten Inf Yusbudi Harto, serta perwakilan Danyonif 732/Banau Kapten Inf Ilham Hernanda.(pte).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *