Temui Pemda dan DPRD Halbar, UPP Jailolo Bahas Kebutuhan Ruang Pelabuhan

Beritadetik.id – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Jailolo menggelar rapat bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka membahas kebutuhan ruang pelabuhan Jailolo sebagai langkah awal penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang akan disusun oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di lantai II Kantor UPP Jailolo pada Rabu (3/6/2026) ini melibatkan Kepala Dinas Perhubungan, Bustamin, Ketua DPRD, Ibnu Saud Kadim serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kepala UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, mengatakan agenda utama rapat adalah membahas kebutuhan ruang Pelabuhan Jailolo yang akan menjadi dasar penyusunan dokumen Rencana Induk Pelabuhan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dokumen tersebut akan memuat rencana ruang sisi laut dan ruang sisi darat yang nantinya ditetapkan sebagai Daerah Lingkungan Kerja (DLK) pelabuhan serta menjadi acuan pengembangan pelabuhan dalam jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

“Rapat ini merupakan langkah awal untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait. Selanjutnya hasil pembahasan akan didiskusikan bersama Bupati Halbar selaku kepala daerah dan unsur pemangku kepentingan lainnya,” kata Rosihan.

Rosihan berharap program pengembangan kedua pelabuhan tersebut dapat menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas dan mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Semoga kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Halmahera Barat dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut bagi masyarakat,” harap Rosihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Halbar, Bustamin, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyusunan RIP Pelabuhan Jailolo maupun Pelabuhan Kedi.

“Sebagai instansi teknis, Dinas Perhubungan bersama Pemerintah Daerah sangat mendukung program Kementerian Perhubungan. Kami juga mendukung pengembangan pelabuhan di Halbar untuk meningkatkan pelayanan pelayaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Bustamin berharap program pengembangan kedua pelabuhan tersebut dapat menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas dan mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Semoga kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Halmahera Barat dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut bagi masyarakat,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *