Pemda Morotai Berangkatkan 6 Mantan ASN Umroh, Total 9 Jamaah Dilepas Resmi

Beritadetik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara secara resmi melepas keberangkatan 9 jemaah umroh ke Tanah Suci. Acara pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati pada Jumat, 31 Oktober 2025 ini dipimpin oleh Asisten II Setda Pemda Pulau Morotai, Marwan Sidasi, mewakili Bupati Rusli Sibua.

Total sembilan jemaah yang diberangkatkan terdiri dari enam orang mantan pensiunan ASN Pemda Morotai dan tiga orang jemaah mandiri.

Plt. Kabag Kesra Setda Pemda Pulau Morotai, Sibli Sibua, menjelaskan bahwa program umroh ini merupakan penghargaan dari Pemerintah Daerah yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Pemberian penghargaan ini ditujukan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di Pemkab Pulau Morotai.

Bacaan Lainnya

“Sebagaimana tertuang dalam surat Keputusan Bupati Pulau Morotai Nomor : 100.3.3.2/370/KPTS/PM/2025,” ujarnya, menambahkan bahwa pembiayaan program ini bersumber dari APBD tahun 2025.

Sibli merinci, pada tahun ini, Pemda Pulau Morotai memberangkatkan sebanyak 6 orang jamaah yang merupakan mantan pensiunan ASN di lingkup Pemda, terdiri dari 5 laki-laki dan 1 perempuan. Bersama dengan 3 orang jamaah yang menggunakan jalur mandiri, total jamaah umroh asal Pulau Morotai yang berangkat tahun 2025 berjumlah 9 orang.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Marwan Sidasi, disampaikan bahwa ibadah umroh adalah perjalanan spiritual yang penuh makna. Ia menekankan bahwa para jemaah akan menjadi “tamu Allah di tanah suci,” sebuah kesempatan istimewa yang penuh harapan dan doa.

“Maka atas nama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai kami mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah semoga perjalanan ini menjadi perjalanan yang diberkahi,” tuturnya, seraya berharap ibadah tersebut memperkuat keimanan para jemaah.

Marwan Sidasi juga menegaskan bahwa keberangkatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemda terhadap pembangunan manusia yang berkelanjutan. Pemkab Pulau Morotai sangat mendukung program yang mendorong peningkatan spiritualitas masyarakat.

“Kami percaya bahwa membangun manusia yang beriman dan bertaqwa merupakan pondasi yang kuat untuk menciptakan daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun Ghafur,” ujarnya, yang berarti negeri yang sejahtera, makmur, dan penuh ampunan.

Di akhir sambutan, Asisten II menyampaikan harapan agar perjalanan umroh ini tidak hanya memberikan manfaat pribadi, tetapi juga mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar ketika kembali ke Morotai.

Ia juga memohon doa dari para jemaah agar Kabupaten Pulau Morotai senantiasa dianugerahi keberkahan, kedamaian, dan kemajuan.

“Kami juga berharap kepada para keluarga dan kerabat yang hadir untuk terus mengiringi perjalanan jamaah dengan doa,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *