Insentif Ibu Hamil dan Disabilitas di Morotai Ditunda, Pemda Fokus ke Janda dan Lansia

Beritadetik.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai menunda realisasi sejumlah program prioritas pada tahun 2025 ini. Salah satu program yang ditunda adalah pemberian insentif sebesar Rp2 juta untuk ibu hamil dan disabilitas.

Penundaan ini disampaikan langsung oleh Plt Kepala Bappeda dan Litbang Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, Kamis (7/8/2025).

Ahdad menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Pemda memprioritaskan penyaluran bantuan sosial (Bansos) untuk dua kategori penerima, yaitu janda dan lansia.

Bacaan Lainnya

“Penerima Bansos untuk ibu hamil dan disabilitas nanti kita lihat tahun 2026, karena tahun 2025 ini kita fokus hanya dua kategori penerima, yaitu janda dan lansia,” ungkapnya.

Namun, Ahdad menambahkan bahwa rencana realisasi pada tahun 2026 tersebut masih akan disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.

“Tapi nanti kita lihat lagi, karena kita harus sesuaikan dengan anggaran tahun 2026,” ujarnya.

Selain insentif untuk ibu hamil dan disabilitas, bantuan untuk organisasi kepemudaan di pedesaan yang masing-masing sebesar Rp100 juta per tahun juga akan direalisasikan pada tahun 2026.

Ahdad memastikan bahwa seluruh program prioritas tersebut akan tetap diwujudkan, namun kembali menekankan bahwa pelaksanaannya akan bergantung pada kondisi keuangan daerah.

“Yang pasti semua program prioritas akan terealisasi. Tapi nanti kita lihat lagi, karena semua program ini akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” tutupnya.(red)

 

Editor : M. Bahrul Kurung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *