Tak Terima Rusli Sibua Dihina, Puluhan Emak-emak Ngamuk di Kampanye DG-QU

Beritadetik.id – Suasana kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Morotai, Deny Garuda-Qubais Baba (DG-QU), di Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, pada Minggu, (6/10/24) diwarnai kericuhan.

Penyebabnya, salah satu juru kampanye, Ruslan Ahmad, diduga melontarkan pernyataan yang menghina pasangan calon rival, Rusli-Rio.

Dalam orasinya, Ruslan Ahmad disebut-sebut menyinggung usia dan kemampuan Rusli, serta mempertanyakan realitas program tunjangan rakyat yang diusulkan pasangan tersebut.

Bacaan Lainnya

Puncaknya, Ruslan juga menyinggung masa lalu Rusli sebagai mantan narapidana.

Pernyataan-pernyataan inilah yang memicu kemarahan pendukung Rusli-Rio, terutama para emak-emak. Mereka merasa penghinaan terhadap tokoh yang mereka dukung tidak dapat ditoleransi.

Akibatnya, terjadi adu mulut antara kedua kelompok pendukung.

Muhammad Abdullah, warga sekitar, membenarkan adanya kericuhan tersebut. Menurutnya, suasana sudah memanas sejak awal kampanye karena adanya tarik-menarik dukungan antara kedua kubu.

“Saya dengar sendiri Ruslan Ahmad bilang bahwa Rusli sudah tua dan tidak layak memimpin. Dia juga bilang program tunjangan rakyat itu tidak realistis. Selain itu, dia juga menyinggung masa lalu Rusli,” ujar Abdullah.

Peristiwa ini menunjukkan betapa panasnya persaingan politik di Morotai. Isu-isu negatif dan saling serang antar kandidat seringkali menjadi bumbu dalam kampanye.

Padahal, seharusnya kampanye menjadi ajang untuk menyampaikan visi dan misi, bukan untuk menjatuhkan lawan. (ul).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *