Halteng, beritadetik.id – Warga Desa Sakam dan Nuraifa, Kecamatan Patani Timur, Halmahera Tengah, krisis jaringan Telekomunikasi.
“Selama ini kami tidak dijangkau oleh jaringan Telkomsel,”ucap Hadri Ade, Warga Desa Sakam kepada beritadetik.id, Rabu, 20 Juli 2022.
Warga setempat mengatakan Desa Sakam dan Nursifa yang tinggal di daerah batas wilayah Administrasi Halmahera Tengah dan Halmahera Timur ini terkesan dianaktirikan oleh Pemda.
“Pemerintah Daerah harus hadirkan tower 4G di Desa Sakam, sehingga ada keadilan pembangunan di Halmahera Tengah,”ujarnya.
Dia bilang kehadiran tower 4G di Kecamatan Patani Timur yang bertempat di Desa Peniti tidak menjangkau hingga ke Desa Sakam dan Nursifa.
“Kami di Desa Sakam dan Desa Nursifa layaknya seperti hidup di zaman batu, karena masyarakat tidak terakses jaringan Telkomsel,”sambungnya.
Dia mengaku selama ini warga Sakam dan Nursifa yang hendak menelpon keluarganya di luar daerah, mereka harus nekat menempuh perjalanan 3-4 kilometer ke desa lainnya demi bisa berkomunikasi lewat telpon kepada keluarga mereka.
“Kami masyarakat Desa Sakam dan Nursifa selama ini hidup bak dalam gua, dan pemerintah terkesan menutup mata memperhatikan pelayanan publik seperti jaringan dan lainnya,”tandas Hadri.(awan).


















