Ternate, beritadetik.id – Soal pengukuran lahan milik warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada hari selasa, 8 Februari 2022 kemarin yang akan di persiapkan sebagai wilayah ekplorasi tambang batu andesit itu, nyaris berujung penangkapan dan intimidasi dari ratusan polisi terhadap warga setempat saat polisi terjun ke desa setempat lakukan swiping untuk mengawal proses pengukuran yang sedang berjalan
“Seperti video dan berita yang ramai tersebar di media sosial, bahwa diketahui, Warga Wadas menolak tambang batu andesit yang nantinya akan beroperasi di desa setempat. Saat pengukuran, ratusan polisi yang menggunakan puluhan mobil dan ada juga yang jalan kaki lengkap dengan senjata itu langsung lakukan swiping dalam rangka mengawal proses pengukuran lahan, namun hal itu berujung intimidasi dan penangkapan warga setempat, “ujar Ali Akbar
Wakil Sekretaris Jenderal Exco Partai Buruh Cabang Maluku Utara, Ali Akbar Muhammad dalam rilis resminya yang diterima beritadetik.id pada Rabu, (9/2/22) menjelaskan, bahwa perampasan ruang hidup hingga berujung penggusuran tanah sudah terjadi dimana-mana. Masalah yang lebih konkrit di depan mata saat ini seperti di desa Wadas, hal serupa terjadi, bahwa hanya untuk mengakumulasi modal kapitalisme saja negara mengarahkan polisi untuk menangkap warga yang mempertahankan tanah untuk keberlangsungan hidup
“Desa Wadas adalah bukti bahwa rezim Jokowi beserta partai-partai politik borjuis-oligarki yang menganut ideologi kapitalisme itulah sehingga dengan demikian jelas atas paham tersebut rakyat akan selalu menjadi korban di atas kepentingan mereka. Lebih-lebih kaum buruh dan tani yang sasaranya adalah korban investasi, “bebernya.
Atas masalah itu, lanjut Ali, apakah kaum buruh dan tani tidak bisa berkuasa? sementara sejarah telah membuktikan bahwa kekuasaan buruh dan tani berhasil dibentuk pada saat revolusi sosialis di Uni Soviet lewat pelajaran sejarah Komune Paris
“Sebagai anggota sekaligus Wakil Sekretaris Partai Buruh Exco Maluku Utara. Saya Ali Akbar Muhammad mendukung perjuangan warga Wadas. Menyerukan kepada Exco Nasional Partai Buruh untuk ikut terlibat dalam solidaritas melawan penggusuran tanah dan teror negara terhadap warga Desa Wadas sekaligus penggusuran tanah di Indonesia maupun di belahan dunia lainnya, “tegas Ali. (awn/red).


















