Beritadetik.id – Pemerintah Kota Ternate bersama BPK RI Perwakilan Maluku Utara, Menggelar Entry Meeting Pelaksanaan Pemeriksaan Interim Atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2025, berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, pada Selasa (7/4/2026).
Pertemuan ini dipimpin Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, Sekretaris Daerah, Rizal Marsaoly dan Kepala Inspektorat Kota Ternate, M. Ali Gani Arif, serta Pimpinan OPD lainnya
Dalam arahan Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan, proses tahapan entry meeting oleh BPK RI atas lanjut setelah dilakukannya pemeriksaan pendahuluan, maka saat ini BPK akan melanjutkan dengan pemeriksaan terperinci.
Pada pemeriksaan ini menurutnya, sangatlah terperinci sebab, yang Tim BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara ini dimulai pada tanggal 6 April hingga 10 Mei 2026 mendatang.
“Adapun semangat dari pemeriksaan ini adalah bagaimana BPK hadir untuk melakukan pembedahan apa yang menjadi substansi dari pemeriksaan terperinci ini,” ujar Rizal. Selasa (7/4/2026).
Rizal Marsaoly, menekankan kepada seluruh pimpinan OPD serta jajarannya yang bertugas dalam pengelolaan anggaran untuk menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan tim pemeriksaan dari BPK, sehingga apabila memerlukan data terkait laporan keuangan tersebut agar senantiasa dapat segera ditindaklanjuti.
“Para pimpinan OPD diharapkan bisa berkomunikasi dengan tim untuk terus memantau apa yang menjadi objek pemeriksaan, dan segera ditindak lanjuti,”ucapnya
Bahkan, juga menyampaikan pesan Walikota Ternate, agar para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk tidak keluar daerah.
Pak Walikota juga meminta keseriusan seluruh OPD dan merespons ketika tim pemeriksa meminta data atau dokumen. Dan untuk urusan yang tidak penting OPD juga diminta agar tidak keluar daerah,” katanya.
Disamping itu, Rizal juga menyebutkan soal Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang direport oleh Tim BPK, dimana pada semester II Pemkot Ternate telah mencapai 71,38 persen.
“Angka tersebut pada semester 2 Pemkot mencapai 71,38 dari hasil tersebut menunjukan keseriusan Pemkot Ternate dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam birokrasi,”
Ada standar, jadi dari data yang dirilis tadi, Alhamdulillah Pemkot Ternate masih baik. Dari data itu juga, pemkot punya gambaran sehingga pemeriksaan ini harus lebih dari presentase yang anda,”pungkasnya.(all/red).











