94 Penumpang Karya Indah Tak Tercatat Dalam Manivest, Satu Penumpang Belum Ditemukan

  • Whatsapp

Penumpang KM. Karya Indah saat dievakuasi Tim SAR. || (Foto : Istimewa)

Ternate || Beritadetik.id — Kepala KSOP Ternate, Affan Tabona, dan Kepala Basarnas, Muhamad Arafah, Tim SAR Gabungan saat ini sedang melakukan operasi pencarian terhadap satu penumpang yang di kabarkan hilang.

“Pencarian sudah dilakukan sejak pukul 07.00 WIT oleh Tim SAR Gabungan yang bergerak menuju ke search area yang telah ditentukan. Dalam pencarian ini, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 5 SRU yang fokus di beberapa titik sekitar lokasi terbakarnya kapal,” kata Arafah, kepada wartawan, Minggu, 30/5/2021

Ia mengatakan, jumlah korban kapal terbakar setelah dievakuasi, itu tercatat menjadi 275 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 274 orang selamat dan satu orang dalam pencarian.

Tim gabungan yang melakukan operasi SAR terhadap korban ini berjumlah 60 orang. Masing-masing diantaranya dari Unit Siaga SAR Sanana 6 orang, Polres Sanana 14 orang, Pol Air 8 orang, TNI AL Sanana 2 orang, KUPP 3 orang, KN Ular Laut 405 BAKAMLA RI 17 orang, dan warga Bajo 10 orang.

Hal yang sama seperti yang di sampaikan oleh Kepala BPBD Kepsul, bahwa setela melakukan evakuasi para korban selamat, semua terdapat 275 orang. Data ini dirampung dari Jumlah korban kapal tersebut yang terhitung dari 261 penumpang dan 14 orang anak buah kapal.

Data korban hasil evakuasi yang dihimpun BPBD Kepulauan Sula ini berbeda dengan data manifes penumpang yang tercatat sebanyak 181 orang dan 14 orang anak buah kapal. Itu artinya ada 94 Penumpang yang tidak tercatat dalam manivest penumpang.

Kepala BPBD, Hendra Umabaihi menjelaskan, data manifes yang sudah tercatat berjumlah 181 orang berbeda setelah pendataan korban selamat dievakuasi menjadi 261 orang, itu diduga karena sebagian penumpang tidak membeli tiket di agen kapal pada saat berlayar.

“Perbedaan jumlah penumpang ini kemungkinan terjadi karena penumpang pada saat naik kapal tidak membeli tiket di agen,” kata hendra kepada wartawan, saptu (29/5).

Data tersebut juga menunjukkan, dari jumlah penumpang 261 orang, salah satunya atas nama Dedi Hidayat belum ditemukan. Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian di LKP.

Hendra menambahkan, sejumlah korban yang sudah dievakuasi itu mengalami trauma ringan. Empat penumpang diantaranya tidak sadarkan diri dan dirujuk ke RSU Sanana.

“Dan saat ini pihak kepolisian telah mengamankan sebanyak 14 ABK untuk dimintai keterangan,”tutupnya.**

Peliput : Tim
Editor : Redaksi

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *