Morotai Jadi Lokasi Latihan Bersama RI-Australia, Pemda Siap Dukung Penuh

Beritadetik.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai menyambut baik pelaksanaan site survey joint development yang melibatkan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Australia Defence Force (ADF) di wilayah Morotai, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan survey ini digelar untuk melihat secara langsung potensi serta kondisi wilayah Morotai guna mendukung rencana kerja sama pertahanan dan pengembangan daerah latihan bersama antara Indonesia dan Australia. Dalam posisinya, Morotai dinilai memiliki nilai strategis di kawasan perbatasan sekaligus rekam jejak sejarah yang kuat sejak masa Perang Dunia II.

Acara yang berlangsung di Baseops Lanud Leo Wattimena tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Kementerian Pertahanan RI dari Direktorat Kerja Sama Internasional Pertahanan (Ditkersinhan), Kolonel Laut (P) Sucipto, beserta jajaran. Turut hadir Ketua Tim Survei ADF, Letnan Kolonel Michael Jay Anthony Woods, bersama timnya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini juga disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pulau Morotai, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

​Mewakili Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua, Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Umar Ali membacakan sambutan resmi yang menegaskan kesiapan Pemda untuk memfasilitasi seluruh proses kegiatan.

“Pemda Morotai menyatakan siap memberikan dukungan dan fasilitasi sesuai kewenangan, termasuk membantu koordinasi dengan perangkat daerah dan stakeholder terkait,” ungkap Sekda Muhammad Umar Ali.

Sekda berharap seluruh rangkaian kegiatan site survey dapat berjalan aman, lancar, dan tertib, serta mampu menghasilkan kajian komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan kebijakan bagi kedua negara pada tahap selanjutnya. Meski demikian, Pemda Morotai menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan pertahanan dan kesejahteraan warga lokal.

“Di sisi lain, setiap proses pengembangan di Morotai diharapkan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, kondisi sosial, aspek lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan daerah,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Bupati Rusli Sibua melalui Sekda optimis bahwa kerja sama pertahanan RI-Australia ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga meningkatkan koordinasi, pertukaran pengalaman, serta kapasitas kedua negara.

“Sinergi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, dan pihak Australia diharapkan terus diperkuat melalui koordinasi dan komunikasi yang baik,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *