Beritadetik.id – Guna memperkuat mental dan wawasan kebangsaan generasi muda, kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan khusus Materi Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional sukses digelar pada Jumat (07/08/2026) pukul 20.30 WIT. Acara tersebut berlangsung di Aula Penginapan, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai.
Kegiatan ini dipandu oleh Moderator Ibu Mega, S.Sos. dari pihak Kesbangpol, dengan menghadirkan Danunit Intel Kodim 1514/Morotai, Letda Inf Irwan, sebagai pemateri utama. Adapun peserta yang mengikuti sosialisasi ini merupakan para Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Letda Inf Irwan menegaskan pentingnya kewaspadaan kebangsaan sebagai sikap mental serta kesiapan aktif seluruh warga negara. Sikap ini diwujudkan melalui kesiapsiagaan dan kepekaan terhadap segala potensi ancaman yang dapat merusak keutuhan bangsa.
“Peka terhadap perubahan lingkungan sosial dan politik, tidak mudah terprovokasi, memiliki kemampuan mengenali ancaman, serta siap bertindak cepat dan tepat,” ungkap Letda Inf Irwan saat merinci ciri-ciri sikap waspada yang harus dimiliki setiap individu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis bangsa yang mencakup keuletan, ketangguhan, dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Hal tersebut mutlak diperlukan guna menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, serta gangguan dari dalam maupun luar negeri demi menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
Konsep dasar ketahanan nasional tersebut mencakup berbagai lini vital, mulai dari Ketahanan Ideologi (memegang teguh Pancasila), Ketahanan Politik (mewujudkan stabilitas dan demokrasi yang sehat), Ketahanan Ekonomi (membangun kemandirian agar tidak bergantung pada negara lain), hingga Ketahanan Sosial-Budaya (menjaga toleransi dan keberagaman). Selain itu, Ketahanan Pertahanan Keamanan serta Ketahanan Sumber Daya Alam (SDA) dan Lingkungan juga menjadi bagian krusial yang harus dijaga secara berkelanjutan.
Letda Inf Irwan turut menekankan keterkaitan erat antara sikap waspada dan ketahanan nasional. “Kewaspadaan adalah sikap awal, ibarat mata dan telinga bangsa yang berfungsi mendeteksi ancaman lebih awal. Sedangkan ketahanan adalah kekuatan atau bentengnya. Tanpa kewaspadaan, ketahanan akan lemah karena kita tidak tahu kapan dan dari mana ancaman datang. Sebaliknya, kewaspadaan tanpa ketahanan membuat kita tidak mampu bertahan karena hanya tahu ada bahaya tanpa memiliki kekuatan untuk melawannya,” tegasnya.
Di hadapan para calon Paskibraka, dipaparkan pula pelbagai bentuk ancaman modern, mulai dari ancaman militer, ideologi radikal, krisis ekonomi, hingga ancaman siber berupa hoaks, peretasan, dan ujaran kebencian di media sosial.
Sebagai penutup, ia mengajak para generasi muda untuk berkontribusi aktif menjaga benteng negara melalui tindakan nyata harian. Langkah sederhana seperti tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), menjaga kerukunan antarsuku dan agama, melaporkan hal mencurigakan kepada aparat, mencintai produk dalam negeri, mengamalkan Pancasila, serta kritis terhadap isu nasional merupakan wujud nyata dalam merawat ketahanan nasional.
**










