Beritadetik.id – Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pulau Morotai melakukan pertemuan koordinasi bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai dan Kadis PMD, Selasa (21/7/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memperjuangkan hak-hak desa yang belum terealisasi.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua APDESI Pulau Morotai terpilih, Johan Mordiono, dengan didampingi Sekretaris APDESI Rasdi Dano Masud dan Bendahara M. Rifai Boboleha. Rombongan pengurus disambut langsung oleh Kepala BPKAD Pulau Morotai, Marwan Sidasi.
“Kami datang berdialog dengan Kepala BPKAD atas nama APDESI untuk membicarakan secara langsung hak-hak desa yang sampai saat ini belum terealisasi,” ujar Johan Mordiono kepada awak media.
Dari dialog tersebut, Johan menyampaikan bahwa pihak BPKAD memberikan respons positif terkait tuntutan dan koordinasi yang diajukan APDESI. Dalam waktu dekat, BPKAD berkomitmen mengupayakan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk bulan Juni dan Juli, serta menyelesaikan kewajiban kurang bayar ADD pada periode Desember 2025.
“Ini adalah bentuk komitmen Pengurus APDESI dalam berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Sebagai Ketua APDESI terpilih, saya selalu terbuka (welcome) kepada siapa pun, baik pihak eksternal maupun internal, untuk menerima saran, masukan, serta pendapat demi kemajuan desa,” jelasnya.
Meski terbuka terhadap masukan, Johan menegaskan bahwa APDESI sebagai organisasi profesi akan selalu menempuh jalur resmi dan prosedural. Ia memberikan peringatan tegas agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan isu ini di tengah situasi keuangan daerah yang sedang defisit.
“Kami tidak akan memberikan ruang kepada siapa pun yang mencoba mencari panggung, tidak memberikan solusi konkret, dan justru cenderung membuat gaduh. APDESI akan tetap seiring, sejalan, dan seirama dengan pemerintah daerah dalam memenuhi serta memperjuangkan hak-hak desa,” tegas Johan menutup wawancara. (*)









