Beritadetik.id – Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menggelar wisuda program sarjana tahun akademik 2024-2025 dalam suasana penuh kebahagiaan dan kebanggaan. Sebanyak 188 wisudawan dan wisudawati dari enam fakultas dan 11 program studi resmi menyandang gelar sarjana.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, selaku dewan pembina Unipas Morotai, menyampaikan selamat yang tulus atas nama pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa wisuda ini merupakan momen istimewa, menandai lahirnya “anak-anak terbaik Morotai” yang kelak akan menjadi penggerak perubahan dan penjaga masa depan daerah.
“Tentu, hari ini merupakan hari yang sangat istimewa, karena kita menyaksikan lahirnya para sarjana baru, anak-anak terbaik Morotai, dengan jumlah 189 orang terdiri dari 6 fakultas dan 11 program studi, yang kelak akan menjadi penggerak perubahan dan penjaga masa depan daerah ini,” ungkap Bupati Rusli Sibua, Kamis (6/11/2025).
Bupati Rusli Sibua mengingatkan bahwa meskipun perjuangan panjang telah berbuah manis, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan “awal dari babak baru” dalam mengabdi dan berkontribusi bagi bangsa, daerah, dan masyarakat. Ia menyoroti peran strategis Unipas sebagai lembaga pendidikan tinggi di daerah perbatasan.
“Kita menyadari bersama bahwa sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tumbuh di daerah perbatasan, Universitas Pasifik Morotai memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia berkualitas yang berakar pada nilai-nilai lokal namun berwawasan global,” terangnya.
Pemerintah Daerah Morotai saat ini tengah berupaya keras mendorong proses penegerian Unipas Morotai agar dapat bertransformasi menjadi kampus negeri. Menurut Bupati, penegerian ini akan menjadi kebanggaan sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan terjangkau bagi masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah.
“Kami ingin Unipas menjadi pusat perubahan, sumber gagasan, dan mitra strategis pembangunan daerah,” tegasnya seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Unipas atas komitmen mereka membangun ekosistem pendidikan yang unggul.
Kepada para wisudawan, Bupati berpesan agar gelar akademik yang diperoleh bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi juga amanah untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjadi pelaku perubahan. Ia menekankan pentingnya semangat kerja keras, kejujuran, dan dedikasi.
“Bangunlah semangat kerja keras, kejujuran, dan dedikasi. Jadilah generasi muda Morotai yang memiliki daya saing tinggi, siap menghadapi dunia kerja, namun tetap rendah hati dan cinta pada daerahnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Rusli Sibua mendorong para sarjana baru untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan di kehidupan nyata. Ia berpesan agar para lulusan terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan rekan sejawat, serta bergabung dengan organisasi yang memiliki visi positif.
Ia secara tegas mengingatkan untuk menghindari keterlibatan dalam kelompok atau organisasi yang tidak sejalan dengan nilai-nilai moral dan etika. “Organisasi seperti ini sering kali hanya berupaya mencari kesalahan orang lain untuk dimanfaatkan, bukan memberikan pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan bersama,” pungkasnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor dan seluruh dosen Unipas Morotai atas kerja keras mereka. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan keluarga atas doa dan pengorbanan mereka.
“Mari kita jadikan momentum wisuda ini sebagai semangat baru untuk terus bergerak maju, bersama membangun Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera. Sekali lagi, selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan daerah tercinta. Terima kasih,” tutupnya.(*)











