Beritadetik.id – Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menyiapkan anggaran Rp1 miliar pada tahun 2027 untuk pembangunan sumur bor sebagai bagian dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Ternate memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), khususnya dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah ketinggian yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses air.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan pelayanan air bersih di kawasan ketinggian menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah daerah.
“Bappelitbangda sebagai orkestrasi pembangunan menjawab salah satu RPJMD, yaitu pelayanan air bersih daerah ketinggian,” ujar Thamrin, Rabu (12/8).
Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Foramadiahi, Gambesi dan Sasa masih menjadi tantangan yang perlu ditangani bersama Perumda Ake Gaale.
“Tantangan besar dari rekan-rekan Perumda Ake Gaale, wilayah ketinggian yang belum terlayani, misalnya Foramadiahi, Gambesi dan Sasa. Itu menjadi fokus berikutnya,” jelasnya.
Thamrin menyebut, pada 2027 Pemkot Ternate akan mengalokasikan sekitar Rp1 miliar untuk pembangunan sumur bor SPAM. Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Tanah Tinggi Barat dan Maliaro Puncak.
“Sehingga dalam RPJMD lima tahun, capaian target bisa terpenuhi. Tahun depan kami akan menganggarkan Rp1 miliar untuk SPAM. Titiknya di Tanah Tinggi Barat dan Maliaro Puncak untuk menjawab persoalan krisis air yang selama ini terjadi,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan sumur bor tersebut akan disinergikan dengan program Perumda Ake Gaale agar pelayanan air bersih dapat diperluas secara bertahap.
Selain mengandalkan APBD, Pemkot Ternate juga berupaya mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan SPAM.
“APBD tahun 2027 segera digelontorkan untuk sumur bor baru. Ini akan kami sinergikan dengan RPJMD Kota Ternate dan program yang ada di Perumda Ake Gaale. Bahkan kami juga berupaya mencari pembiayaan lewat Dana Alokasi Khusus untuk SPAM, baik dari provinsi maupun pusat,” pungkasnya.(all/red).










