Beritadetik.id – Puluhan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mejalani seleksi.
Setidaknya tercatat 12 pejabat lama yang selama ini menduduki jabatan strategis disebut bakal mengalami pergeseran setelah proses seleksi tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan seluruh tahapan seleksi dan administrasi pengisian jabatan telah selesai.
Hasil penilaian Panitia Seleksi (Pansel) juga telah dikantongi dan disampaikan kepada Wali Kota Ternate.
“Secara prosedural, tahapan mekanisme Pansel sudah selesai bekerja. Nilai juga sudah kita kantongi,” kata Rizal, Selasa(29/9/26)
Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan makalah, ujian, wawancara hingga tahapan akhir.
Hasil tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan Wali Kota dalam menentukan pejabat yang akan mengisi jabatan yang tersedia.
Selain hasil Pansel, informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga telah diterima. Secara administrasi, proses pengusulan hingga penerbitan pertimbangan teknis (Pertek) disebut telah berjalan.
“Pada prinsipnya semua tahapan sudah kita lakukan. Hak prerogatif untuk menentukan kembali kepada Wali Kota,” ujarnya.
Sebanyak 12 JPT Pratama yang masuk dalam proses seleksi meliputi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kebakaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
Kemudian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Rampungnya seluruh tahapan seleksi tersebut membuat posisi pejabat lama di sejumlah OPD kini menjadi perhatian. Mereka berpotensi bergeser apabila Wali Kota menetapkan peserta hasil seleksi untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut.
Meski begitu, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai siapa saja pejabat yang akan diganti. Keputusan akhir berada pada Wali Kota Ternate dan tetap mengikuti mekanisme serta ketentuan yang berlaku.
Rizal menegaskan, dari sisi kesiapan administrasi, proses pelantikan sudah tidak memiliki kendala berarti. BKPSDM Kota Ternate tinggal menindaklanjuti perintah setelah keputusan Wali Kota diterbitkan.
“Semua sudah selesai prosedurnya, semua tahapan sudah selesai. Tinggal waktunya kapan,” katanya.
Bahkan, terkait waktu pelantikan, Rizal menyebut bisa dilakukan kapan saja sesuai keputusan Wali Kota.
“Bisa nanti malam, bisa besok, atau mungkin minggu depan. Intinya semua sudah siap, tinggal timing-nya saja. Pak Wali bilang kapan, BKPSDM siap,” tandasnya.
Kini, publik tinggal menunggu keputusan Wali Kota Ternate. Pelantikan tersebut diperkirakan menjadi momentum penting dalam melihat arah penataan birokrasi Pemkot Ternate ke depan.
Siapa yang bertahan, siapa yang bergeser, dan siapa yang harus meninggalkan kursi jabatan, semuanya akan terjawab setelah keputusan resmi Wali Kota Ternate.(all/red).
















