Beritadetik.id – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendobrak keterbatasan aksesibilitas di wilayahnya. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat pemerataan ekonomi serta mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Setelah sukses mendorong pembukaan dan subsidi penerbangan Wings Air rute Morotai–Ternate, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai kini resmi membuka jalur transportasi laut strategis rute Morotai–Tobelo melalui pengoperasian kapal cepat KM Dodola Express.
“Pembukaan aksesibilitas adalah kebutuhan utama Morotai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan destinasi prioritas nasional. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah, pasti, dan terjangkau,” tegas Rusli Sibua, Sabtu (23/5/2026).
Untuk jalur udara, Rusli secara khusus mengintervensi keterjangkauan tarif. Ia meminta agar harga tiket Wings Air rute Morotai–Ternate (PP) ditekan hingga berada di kisaran Rp650.000 per penumpang melalui mekanisme subsidi pemerintah daerah.
Menurutnya, keterjangkauan harga tiket pesawat menjadi faktor penting untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, menarik kunjungan wisatawan, hingga memperkuat urat nadi perekonomian daerah.
Tidak hanya fokus di udara, konektivitas laut juga diperkuat. KM Dodola Express kini siap melayani mulai Pukul 09.00 WIT dari Morotai dan Pukul 14.00 WIT dari Tobelo setiap hari dengan jadwal yang pasti. Kapal berkekuatan 500 PK dengan kapasitas 50 penumpang ini mampu bergerak cepat menempuh perjalanan kurang dari 1 jam, memangkas waktu tempuh hanya menjadi 30 menit.
Untuk tarif, Pemkab Morotai merencanakan harga tiket berkisar antara Rp100.000 hingga Rp120.000 per penumpang. Angka ini bahkan masih berpotensi turun jika hasil perhitungan biaya operasional lanjutan memungkinkan.
Langkah taktis ini dinilai sebagai jawaban atas keluhan yang selama ini dihadapi masyarakat dan investor terkait kepastian transportasi di Maluku Utara.
“Selama ini kalau orang mau ke Morotai masih mencari-cari transportasi karena tidak ada kepastian jadwal keberangkatan. Sekarang, kami ingin memberikan jaminan kepada masyarakat dan pelaku usaha bahwa transportasi selalu tersedia setiap saat,” ujar Rusli.
Rencana pengoperasian kapal cepat ini ditargetkan matang pada akhir Mei, sembari menunggu seluruh proses perizinan rampung. Pemkab Morotai terus melakukan percepatan agar pada awal Juni 2026, KM Dodola Express sudah resmi beroperasi penuh di laut.
Dengan terintegrasinya jalur udara yang murah dan jalur laut yang terjadwal, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai optimis dapat mempercepat perputaran ekonomi warga. Langkah besar ini diharapkan mampu membawa Morotai menjadi pusat pertumbuhan baru yang mandiri di kawasan utara Maluku Utara. (Red)











