Sumbang 80% Tenaga Kerja Lokal, DPRD Morotai Minta Pemda Jaga Iklim Investasi PT MMC

Beritadetik.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT Morotai Marine Culture (MMC). Dalam kunjungan tersebut, para wakil rakyat memberikan apresiasi tinggi kepada pihak perusahaan yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam melindungi hak-hak karyawannya.

Anggota Komisi II DPRD Pulau Morotai, Moh Akbar Mangoda, menyatakan bahwa PT MMC telah menjalankan kewajibannya dengan baik, salah satunya dalam hal jaminan sosial bagi para pekerja.

“PT MMC telah mendaftarkan hak BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, yang mana ini merupakan bagian dari kewajiban perusahaan kepada pekerjanya. Kami mengapresiasi komitmen perusahaan dalam melindungi hak-hak karyawan,” ungkap Akbar kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Bacaan Lainnya

Terlepas dari pemenuhan hak karyawan, legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Morotai untuk terus membangun kemitraan yang solid dengan para investor yang telah menanamkan modal di Kabupaten Pulau Morotai. Menurutnya, sinergi ini sangat penting bagi kemajuan daerah.

“Morotai bisa maju tidak lepas dari kontribusi besar pihak swasta yang berinvestasi di daerah ini. Sehingga, butuh kolaborasi dan kerja sama yang baik untuk menjaga agar iklim investasi terus berjalan kondusif,” tutur Akbar.

Ia menambahkan, kehadiran investor di Morotai membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran. PT MMC sendiri menjadi salah satu contoh nyata perusahaan yang berpihak pada kesejahteraan warga lokal.

“Salah satunya PT MMC, di mana hampir 80 persen pekerjanya adalah masyarakat asli Morotai. Kehadiran perusahaan yang sudah hampir 21 tahun berinvestasi di Morotai ini harus kita jaga dan dukung bersama, terutama oleh pihak pemerintah,” pungkas Akbar.

**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *