Beritadetik.id – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mempertegas komitmennya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026. Dalam rapat koordinasi di Ruang Bupati, Rabu (7/5/2026), Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, secara resmi menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Umar Ali sebagai Ketua Panitia Lokal.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan garis komando dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan tanpa hambatan. Bupati Rusli menegaskan bahwa keterlibatan Sekda di pucuk pimpinan panitia bertujuan agar mobilisasi sumber daya daerah dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Bupati Rusli Sibua menekankan bahwa kesuksesan POPDA tidak hanya diukur dari aspek kompetisi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan karakter pemuda dan penguatan ekonomi kerakyatan.
“Ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang pembinaan kreativitas dan sportivitas generasi muda. Di sisi lain, kita harus menangkap peluang ekonomi. Kedatangan kontingen dari berbagai kabupaten/kota akan menggerakkan sektor transportasi, penginapan, hingga kuliner di Morotai,” ujar Bupati Rusli.
Bergerak cepat pasca-penunjukan, Sekda Muhammad Umar Ali langsung memimpin rapat teknis untuk membedah kesiapan infrastruktur dan pelayanan. Ia memperkenalkan sistem kolaboratif yang unik: tiga OPD bertanggung jawab penuh atas satu cabang olahraga serta venue pertandingannya.
“Kami menerapkan sistem keroyokan agar beban kerja terbagi rata dan hasil maksimal. Jadi, tiga OPD akan mengawal satu lokasi pertandingan mulai dari tahap persiapan hingga hari pelaksanaan,” jelas Muhammad Umar Ali.
Selain fokus pada teknis pertandingan, Pemkab Morotai juga menyiapkan skema pendampingan khusus bagi para tamu. Sekda menginstruksikan 10 OPD untuk bertindak sebagai Person in Charge (PIC) bagi 10 kontingen kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Tugas utama PIC OPD adalah untuk menjamin kelancaran transportasi dan akomodasi kontingen, menjadi penghubung utama jika terdapat kendala di lapangan, dan memastikan kebutuhan dasar atlet dan ofisial terpenuhi selama di Morotai.
Melalui konsolidasi intensif ini, Pulau Morotai sedang bersiap membuktikan diri sebagai tuan rumah yang mumpuni. Persiapan ini bukan sekadar tentang mengejar medali, melainkan upaya menata wajah daerah melalui keramahan dan semangat persatuan Maluku Utara. (*)











