Beritadetik.id – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara, menyatakan kemenangan Rio Cristian Pawane memenuhi seluruh ketentuan organisasi sesuai AD/ART serta pedoman pelaksanaan musyawarah.
Penegasan ini disampaikan setelah muncul protes dari kandidat calon ketua HIPMI, Firdaus Amir, yang mengklaim memenangkan Musda.
Kordinator Steering Committee (SC) Musda HIPMI Maluku Utara, Mohdar Bailusy, menegaskan bahwa penetapan Rio Cristian Pawane kemenangan final dan melalui mekanisme secara demokratis dan berdasarkan diluar dari itu ilegal.
“Berarti hasil akhir atau keputusan resmi yang sah hanya berasal dari panitia penyelenggara. Setiap klaim kemenangan yang diumumkan oleh pihak lain atau di luar saluran resmi panitia dianggap tidak sah atau ilegal,” ungkap Mohdar dalam konferensi pers, Rabu (3/12).
Ia menjelaskan bahwa seluruh proses tahan Musda itu melalu proses berdasarkan ketentuan , Bahkan disaksikan oleh pihak-pihak terkait, termasuk Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, BPD, BPC dan peserta yang hadir.
Bahkan, keputusan ini disampaikan setelah seluruh tahapan Musda berjalan dengan tertib, transparan, dan memperoleh verifikasi penuh dari unsur pengurus yang berwenang.
“Panitia sebelumnya juga telah menetapkan dua calon sesuai mekanisme, yang kemudian melalui 12 tahapan proses yang selesai dengan jelas,”katanya.
Lebih lanjut, kata Mohdar, dari hasil Musda tersebut, Rio Pawate secara pemilihan terpilih dengan meraih 23 suara dari total 44 suara sah dan mengungguli kandidat lain dalam pemungutan suara yang ketat.
Dalam tahapan Musda juga mencapai kesepakatan di saat asistensi ke II bahwa mandat peserta diminta untuk dimasukkan via email masing-masing setelah itu mengkroscek sistem barcode untuk memastikan keabsahan peserta.
Sistem ini diharapkan menjamin bahwa peserta yang hadir benar-benar merupakan anggota yang mendapatkan mandat resmi.
“Kesepakatan itu sudah dilaksanakan, jadi tak perlu ada perdebatan lagi, HIPMI ini berbeda dengan organisasi lain untuk mengatakan ada dualisme dia terstruktur dari pusat hingga daerah,” pungkasnya.(all/red).
















