Beritadetik.id – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, meluapkan kekesalannya saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi proyek pembangunan Talud Penahan Ombak di Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (03/12/2025).
Sidak tersebut dilakukan lantaran progres pekerjaan proyek senilai lebih dari Rp 4 miliar ini dinilai sangat lambat dan tidak signifikan, padahal masa kontraknya hampir berakhir.
Proyek pembangunan talud yang menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025 ini seharusnya dikerjakan selama 120 hari kalender oleh CV Bangun Pratama. Namun, hingga memasuki lebih dari 100 hari kalender, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 65 persen.
Padahal, sebagian besar anggarannya, yakni sebesar Rp 1,2 miliar dari total nilai proyek Rp 4.115.450.000, telah dicairkan melalui BPKAD Morotai sejak 29 September lalu.
Melihat kondisi di lapangan yang jauh dari target, Bupati Rusli Sibua langsung mengecam pihak kontraktor di hadapan salah seorang pengawas proyek. Dengan nada tegas, Bupati Rusli menekankan soal batas waktu yang mepet.
“Ini bagaimana kong terlambat. Sedangkan batas waktu Tara (tidak) lama lagi,” ucap Bupati. “Kalau apa kong bilang di kontraktor cepat kasih selesai, karena batas waktu tidak lama lagi,” pintanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Fahmi Usman, yang mendampingi Bupati, membenarkan progres pekerjaan yang masih di angka 65 hingga 70 persen. Meski demikian, Fahmi berharap pihak kontraktor segera mempercepat pekerjaan.
“Itu baru 65-70 persen,” kata Fahmi.
Fahmi menegaskan, proyek ini ditargetkan rampung pada bulan Desember ini. Pihaknya akan terus menindaklanjuti perintah Bupati agar progres pekerjaan dipercepat sebelum masa kontrak berakhir.
“Ditargetkan bulan ini selesai, jadi harus dipercepat. Karena dari pihak PUPR tetap menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Pak Bupati kepada pihak kontraktor, bahwa progres pekerjaan di percepat sebelum masa kontrak berakhir,” pungkasnya.
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Bupati Rusli Sibua didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Plt. Kepala Dinas PUPR Fahmi Usman, Plt. Kaban Kesbangpol Fahri Aziz, Kabag Perbatasan Sahrim M. Djen, Kabag ULP Hasbi Junus, dan Kabag Humas Iwan Muraji.(red)


















