Beritadetik.id – Hari kedua Festival Pulau Morotai dimeriahkan dengan karnaval budaya. Acara tersebut diikuti sebanyak 1.125 peserta dari 75 regu.
Kegiatan ini disaksikan ribuan warga, tidak hanya dari Pulau Morotai tetapi juga dari luar daerah, tumpah ruah menyaksikan kemeriahan ini di pusat ibu kota kabupaten.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Muksin Suleman, mengungkapkan bahwa festival tahun ini menghadirkan perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“1.125 peserta karnaval ini melibatkan mulai dari anak-anak TK, SD, SMP sampai SMA, kemudian umum juga masing-masing menampilkan atraksi, termasuk ada beberapa suku budaya dari luar. Misalnya dari Jawa, Suku Buton, Suku Ambon Maluku,” ungkap Muksin.
Muksin juga menambahkan bahwa konsep “Rame-Rame Datang ke Morotai” yang diusung oleh Pemerintah Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane berhasil menarik perhatian luar biasa dari pengunjung, bahkan dari luar daerah.
“Tahun ini cukup meriah dibandingkan tahun sebelumnya karena dari lokasinya juga sangat berbeda dan strategis. Ini dari malam pembukaan Festival sampai malam kedua ini pengunjungnya tidak lengah, jadi Festival tahun ini bedah, karena konsepnya kultur, budaya adat istiadat yang ada di Maluku Utara khususnya di Morotai,”jelasnya.
Berbagai atraksi memukau turut disuguhkan, seperti tarian unik dari Suku Aru Irian, pertunjukan dari Suku Buton dan Suku Ambon Maluku, hingga penampilan Reog Ponorogo yang menarik.
Selain kemeriahan budaya, Muksin juga optimis bahwa festival ini akan memberikan dampak positif pada perputaran ekonomi lokal, meskipun data statistik masih dalam proses perhitungan.(red).
Editor : M. Bahrul Kurung











