Jejak Pelaku Pembunuhan Tiga Warga Halteng Misterius, Polres Halmahera Tengah Bakal Kembali Masuk Hutan

  • Whatsapp
Gabungan Anggota TNI/Polri saat turun di TKP Kali Gowonle, Patani Timur pada beberapa bulan lalu.|| Foto : (Istimewa).

Halteng | B-detik.id — Penyidik Polres Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, dalam waktu dekat akan kembali ke TKP kali Gowonle, Kecamatan Patani Timur. Agenda penyidik ini guna mencari bukti tambahan terkait pembunuhan tiga warga Patani Timur dan Patani Utara yang terjadi pada 20 Maret 2021.

“Kita berharap dalam pendalaman di TKP nanti  dapat ditemukan bukti tambahan untuk mengungkap para pelaku dalam kasus ini,”kata Kapolres Halmahera Tengah AKBP Nico A Setiawan, Selasa, (24/8).

Bacaan Lainnya

Nico bilang, bukti-bukti yang tercecer atau terlewatkan saat olah TKP sebelumnya sangat penting diperoleh untuk memberikan petunjuk kepada penyidik.

Diketahui pada beberapa waktu lalu, Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Nico A Setiawan sempat angkat bicara terkait sorotan penaganan kasus pembunuhan tiga warga di kawasan hutan Patani Timur yang dinilai lamban mengungkap para pelaku.

“Untuk sementara tim penyidik masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti karena keterangan saksi kunci berbeda dengan hasil olah TKP,”ucap Nico saat dikonfirmasi beritadetik.id melalui Via WhatsApp.

Dikatakan dalam penyelidikannya, semua saksi sudah dapat diperiksa, termasuk saksi hidup Babinsa Kopda Moh Zen Tehuayo.

Untuk diketahui, tujuh warga Patani Utara dan Patani Timur, Halmahera Tengah (Halteng) ditambah satu anggota TNI yang diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Hutan Patani pada 20 Maret 2021 lalu.

Kejadian ini mengakibatkan tiga dari tujuh orang tersebut ditemukan tewas masing-masing Risno Muhlis Warga asal Desa Soma Kecamatan Malifut, Yusuf Kader warga Desa Batu Dua Patani Utara, ditambah satu warga Desa Masure Patani Timur Hi. Masani.

Sementara itu empat orang lainya berhasil selamat yakni Martawan (45), Jaid (40) dan Anto warga asal Batu Dua Patani Utara, serta Babinsa Kopda Moh Zen Tehuayo. Empat orang ini selamat setelah berhasil lolos dari serangan para pelaku.

Sekedar informasi, ketujuh orang tersebut sesuai rencana awal mereka ke Hutan dengan tujuan untuk mendulang emas di Kali Gowonle, belakang Desa Peniti, Kecamatan Patani Timur, Halmahera Tengah. Meski rencana itu belum kesampaian, nahas lebih dulu menimpa mereka.(awn/red).

Peliput : Darmawan Jufri
Editor : Ridho Arief

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *