Tampil Perkasa, Tuan Rumah Pulau Morotai Cukur Kepulauan Sula 3-0 di POPDA XII Maluku 2026

Beritadetik.id – Tim tuan rumah POPDA XII Maluku 2026, Pulau Morotai, sukses mengamankan tiket ke babak selanjutnya setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Kepulauan Sula. Bertanding di Stadion Bangsaha Darame pada Selasa (7/7/2026), Morotai menyudahi perlawanan tamunya dengan skor telak 3-0 tanpa balas.

Kemenangan ini menjadi raihan tiga poin perdana bagi Morotai di bawah asuhan pelatih Alvian Rifai, sekaligus mengukuhkan posisi mereka di papan klasemen grup.

Sejak peluit awal dibunyikan, Morotai langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya pertandingan. Gempuran bertubi-tubi yang dilancarkan ke lini pertahanan Kepulauan Sula akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Tesar sukses memecah kebuntuan lewat sepakan terukurnya yang mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan ini bertahan hingga babak pertama usai.

Bacaan Lainnya

​Memasuki paruh kedua, performa Morotai justru semakin impresif. Pada menit ke-65, Rahmadani Muhammad berhasil menggandakan keunggulan setelah mencatatkan namanya di papan skor. Tidak puas sampai di situ, Tri Afdi Kahar menyempurnakan pesta gol tuan rumah lewat golnya di menit ke-80, sekaligus mengunci kemenangan mutlak 3-0.

Usai laga, perwakilan tim pelatih Pulau Morotai yang diwakili oleh Asisten Pelatih, Afatar, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas hasil positif ini.

“Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan keyakinan para pemain. Tidak lupa juga berkat dukungan luar biasa masyarakat Morotai yang terus memberikan semangat langsung kepada kami,” ujar Afatar penuh haru.

​Di sisi lain, kekalahan ini diterima dengan lapang dada oleh kubu lawan. Pelatih Kepulauan Sula, Safri Muhammad, memaklumi hasil minor yang diraih anak asuhnya lantaran faktor kelelahan fisik akibat perjalanan jauh.

“Kami menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Kepulauan Sula ke Morotai dan belum memiliki waktu istirahat yang cukup. Akibatnya, kondisi para pemain masih sangat kelelahan,” ungkap Safri.

Selain faktor fisik, Safri juga menyoroti masalah adaptasi cuaca. Menurutnya, suhu udara di Morotai jauh lebih panas dibandingkan dengan daerah asal mereka, sehingga para pemainnya kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaik. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap atmosfer pertandingan yang hangat dari masyarakat setempat serta performa apik tim tuan rumah.

“Mentalitas menjadi kunci utama. Performa Morotai hari ini luar biasa, saya apresiasi itu. Evaluasi ini akan menjadi pembelajaran berharga untuk membenahi mentalitas para pemain muda kami ke depan,” tutup Safri.

Sebagai informasi, jalannya pertandingan bertensi tinggi ini dipimpin oleh wasit utama M. Irfan Soleman, didampingi Gilang Miswar sebagai Asisten Wasit (AW) 1, dan Efan Papuling sebagai Asisten Wasit (AW) 2. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *