Puluhan Pejabat Pemkot Ternate Bersaing Rebut 12 Jabatan Eselon II, Targetkan Pelantikan Agustus

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly

Beritadetik.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate resmi memulai tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi 12 posisi eselon II yang saat ini masih mengalami kekosongan.

Langkah ini diambil untuk menghadirkan pejabat definitif di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Rangkaian seleksi terbuka ini diawali dengan ujian tertulis berupa penulisan makalah. Sebanyak 29 peserta yang sebelumnya dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan perdana tersebut.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa penulisan makalah hanyalah pintu masuk dari serangkaian tes ketat yang harus dilalui para peserta.

​“Setelah penulisan makalah, peserta akan mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT), dilanjutkan psikotes, kemudian uji wawancara oleh panitia seleksi,” terang Rizal kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Rizal menegaskan, seleksi terbuka ini dirancang untuk menjaring figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas tinggi, serta kapabilitas yang relevan dengan tugas pokok dan fungsi di masing-masing OPD.

Menurutnya, percepatan seleksi ini juga merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Ternate agar program-program prioritas daerah dapat segera terakselerasi secara optimal.

“Kami membutuhkan orang-orang yang benar-benar memahami tugasnya. Banyak program dan implementasi visi-misi kepala daerah yang membutuhkan pejabat definitif agar proses pengambilan kebijakan berjalan lebih efektif,” tambahnya.

​Selain mengejar efektivitas program pembangunan, hadirnya pejabat definitif sangat krusial dalam menyambut penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Pejabat definitif dinilai memiliki legalitas formal dan kewenangan penuh dalam menjalankan fungsi administrasi pemerintahan.

“Kalau sudah definitif, mereka memiliki kewenangan penuh, termasuk dalam menandatangani Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan dokumen administrasi pendukung lainnya,” jelas Rizal.

Lebih lanjut, seleksi terbuka ini menjadi wujud komitmen Pemkot Ternate dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis pada sistem merit (competency-based).

Harapannya, pejabat yang terpilih nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menyokong kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Mengenai waktu pelantikan, Rizal menargetkan para pejabat hasil seleksi dapat dilantik setelah seluruh tahapan rampung serta mengantongi izin dari instansi pusat.

“Targetnya setelah 17 Agustus. Namun, jika seluruh proses termasuk persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) bisa selesai lebih cepat, maka pelantikan juga akan kita percepat,” pungkasnya.(all/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *