Momentum Hari Kartini, Pujipuan Uniera Luncurkan Buku “Perempuan dan Cuan”

Beritadetik.id – Dalam rangka memperingati hari kartini Pujipuan Uniera resmi meluncurkan buku berjudul Perempuan dan cuan. Louncing dan beda buku tersebut dilaksanakan di aula Universitas Halmahera. Pada senin,(21/4).

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran kritis terhadap posisi perempuan dalam struktur ekonomi yang dinilai masih belum setara.

Ketua Pujipuan Uniera Dr. Lilian G. F. Apituley, M.HUm, menegaskan bahwa perempuan selama ini berada dalam posisi yang kontradiktif dalam sistem ekonomi—memiliki peran besar, tetapi minim kuasa.

Bacaan Lainnya

“Perempuan hari ini tidak hanya menjadi pengelola rumah tangga, tetapi juga tulang punggung ekonomi keluarga. Namun, ironisnya, mereka masih menghadapi keterbatasan dalam akses, kontrol, dan pengambilan keputusan terhadap keuangan.

Ini adalah persoalan struktural yang harus kita ubah bersama,” tegasnya.

Buku Perempuan dan Cuan merupakan hasil kerja kolektif yang dipimpin oleh Gloria Miagina Palako Djurubassa, S.IP., M.A sebagai Ketua Tim Penulisan, bersama delapan penulis lainnya.

Buku ini mengangkat berbagai isu krusial yang dihadapi perempuan, seperti rendahnya literasi keuangan, ketimpangan hak waris, kerentanan ekonomi pasca perceraian, hingga keterkaitan antara ketidakberdayaan ekonomi, politik, dan kekerasan berbasis gender.

Gloria menyampaikan bahwa buku ini hadir untuk menghadirkan perspektif perempuan dalam diskursus publik yang selama ini cenderung bias gender.

“Kami ingin menunjukkan bahwa persoalan ‘cuan’ bukan hanya soal ekonomi semata, tetapi juga menyangkut peluang, relasi kuasa, budaya, bahkan hukum yang sering kali tidak berpihak pada perempuan. Melalui buku ini, kami berharap perempuan tidak hanya mencari cuan, tetapi juga menciptakan nilai, membangun kemandirian, dan mengubah masa depan,” ujarnya.

Peluncuran buku turut diisi dengan sesi pembedahan oleh Wakil Rektor 1 Universitas Halmahera Pdt. Dr. Sirayandris Botara, M.Th, dan Dr. Aveanty Miagina, S.E, M.M (Koordinator Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Perempuan Pujipuan UNIERA) selaij itu hadir sebagai undangan dari Dinas BP3AKB Kabupaten Halmahera Utara dan sejumlah akademisi, di antaranya perwakilan Dosen Universitas Hein Namotemo dan Dr. Dellen Matulessy dari Politeknik Perdamaian Halmahera (PADAMARA). Mereka memberikan pandangan kritis terkait relevansi buku dalam konteks pembangunan dan keadilan gender.

Dalam diskusi tersebut, salah satu pembedah menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan perempuan sebagai bagian dari agenda pembangunan.

“Tanpa literasi keuangan yang memadai, perempuan akan terus berada dalam posisi rentan secara ekonomi,” ungkapnya.

Momentum Hari Kartini dinilai menjadi refleksi penting bahwa perjuangan perempuan tidak berhenti pada akses pendidikan, tetapi juga harus menyasar keadilan ekonomi serta pengakuan terhadap kerja-kerja perempuan.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Lilian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan buku ini.

“Kami berterima kasih kepada semua penulis, editor, anggota Pujipuan, serta Universitas Halmahera atas dukungan luar biasa. Buku ini adalah hasil kerja kolektif yang patut kita banggakan bersama,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pujipuan Universitas Halmahera juga mengumumkan rencana penerbitan buku lanjutan, yakni Buku Pujipuan Part 2, yang akan memperluas kajian mengenai perempuan, anak, dan dinamika sosial kontemporer.

Peluncuran buku ini diharapkan menjadi pemantik diskursus publik sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih responsif gender, khususnya dalam memperkuat akses dan kemandirian ekonomi perempuan.(mik/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *