Beritadetik.id – Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman menggelar rapat bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate, Senin (30/03/2026), Ruang Rapat Lantai III Kantor Wali Kota Ternate.
Rapat tersebut dihadiri, Wakil Wali Kota, Nasri Abubakar, Sekretariat Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Ternate.
Rapat tersebut dilaksanakan guna memastikan kelancaran pelaksanaan program pemerintah daerah serta meningkatkan kualitas optimalisasi pelayanan publik.
Bahkan, sejumlah agenda strategis langsung dibahas untuk ditindaklanjuti dalam waktu dekat setelah masa libur panjang Idul Fitri berakhir.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, paska Ramadhan ini usai. Wali Kota perintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan pelayanan secara normal pada masyarakat.
“Penekanan Wali Kota terkait perbaikan beberapa fasilitas diruang publik yang perlu dibenahi. Seperti fasilitas taman nukila, lampu jalan, lampu dekoratif dan beberapa fasilitas pendukung lainya yang perlu di perbaiki di ruang publik,”ujarnya, Senin (30/03/2026).
Menurutnya, selain fasilitas ruang publik menjadi sorotan saat rapat, Walikota dan Wakil bakal menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pariaman tahun anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara.
“Tahapan pemeriksaan di tahapan Entry Meeting atau pemeriksaan pendahuluan LKPD Pemkot 2025 selesai. Insaallah besok siang jam Pemkot Ternate menyerahkan LKPD ke BPK,”katanya.
Lebih lanjut, kata Rizal, Kalau LKPD suda diserahkan ke BPK pada pimpinan OPD akan dilakukan pemeriksaan Menilai aspek ekonomi, efisiensi, dan efektivitas (3E) oleh BPK sehari dua.
Selain itu, rizal meminta kesiapan OPD untuk mematangkan kegiatan Expo Hotel Borobudur untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan kuliner daerah Kota Ternate dan Kota Tidore di tahun 2026.
“Ini bagian dari keterlibatan Wali Kota Tauhid Soleman sebagai pengurus Apeksi untuk diberikan ruang pada Ternate-Tidore promosikan pariwisata, budaya, dan kuliner daerah Kota Ternate dan Kota Tidore,”katanya.
Tak hanya Itu, ditahun 2026 ini. Pemkot Ternate juga menjadi Ternate akan menjadi tuan rumah oleh sebab berbagai kesiapan menjelang pelaksanaan event nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).
“Pemerintah Kota Ternate jadi tuan rumah, maka pembenahan di berbagai sektor menjelang JKPI seperti perbaikan fasilitas publik, kebersihan lingkungan, penataan pasar dalam menyambut tamu dari berbagai daerah,”jelasnya.
Bahkan, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar menekankan pada Organisasi Perangkat Daerah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2026.
“Ada beberapa restoran diminta pada kepala BP2RD untuk dikaji kembali dan perbaikan data dan diperkuat dengan sosialisasi pajak pada masyarakat hingga PAD bisa optimal,”pungkasnya.(all/red).











