Hujan Deras Guyur Morotai, 38 Rumah dan Kantor Desa Muhajirin Terendam Banjir

Beritadetik.id – Intensitas hujan yang tinggi melanda wilayah Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, pada Rabu (7/1/2026). Hujan yang berlangsung sejak pukul 14.27 hingga 18.11 WIT tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga serta fasilitas umum di Desa Muhajirin terendam banjir.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, sebanyak 38 rumah warga di Desa Muhajirin terdampak luapan air. Kondisi ini diperparah oleh letak geografis desa yang berada di dataran rendah, sehingga kerap menerima banjir kiriman (backwater) dari desa tetangga.

Beberapa titik lokasi yang tergenang air antara lain:

Bacaan Lainnya
Iklan IWIP
IMG-20241011-WA0008
previous arrow
next arrow

​Permukiman Warga (RT 03 dan RT 04): Sebanyak 38 unit rumah tergenang dengan ketinggian air mencapai 25 cm.

​Fasilitas Umum: Kantor Desa Muhajirin terendam air setinggi 30 cm.

​Akses Jalan: Jalan umum di sekitar lokasi turut tergenang dengan ketinggian air sekitar 30 cm, yang sempat menghambat aktivitas warga.

​Pada pukul 17.10 WIT, Kepala Desa Muhajirin, M. Aridh Pua, bersama Kepala Dinas PU-PR Morotai, Fahmi Usman, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi warga.

​Setelah melakukan pengecekan, diketahui bahwa penyebab air tidak kunjung surut adalah kerusakan pada mesin pompa pembuangan air.

“Mesin pompa air sudah rusak, jadi nanti akan diperbaiki dulu karena mesin ini fungsinya untuk menyedot dan membuang air,” ujar Kadis PUPR di lokasi kejadian.

​​Guna mempercepat penanganan, Tim SAR dari Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor yang dipimpin oleh Bripka Bery Prima Ginting tiba di lokasi pada pukul 20.21 WIT. Personel Brimob bersama warga bahu-membahu menguras air yang masuk ke dalam rumah.

Selain membantu proses evakuasi air, petugas juga memberikan imbauan kepada warga terdampak agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali menaikkan debit air.

Hingga berita ini diturunkan, upaya perbaikan mesin dan pembersihan sisa material banjir masih terus dilakukan.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *