Dituding Atur Proyek Talud Sangowo, ASN di Morotai Angkat Bicara

Beritadetik.id – Tofan S. Bumulo, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, secara tegas membantah tudingan miring yang dialamatkan kepadanya. Ia disebut-sebut terlibat dalam pengaturan proyek pembangunan talud di Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur.

Bantahan ini mencuat setelah sebuah pemberitaan media menarasikan dirinya sebagai sosok yang mengatur jalannya proyek secara tidak resmi atau “di balik meja”.

Tofan menilai informasi tersebut tidak benar, tidak berdasar, dan telah mencemarkan nama baiknya secara pribadi maupun profesi.

Bacaan Lainnya

“Jadi narasi yang mengatakan bahwa saya mengatur jalannya proyek di balik meja itu tidak benar dan tidak berdasar,” tegas Tofan saat memberikan klarifikasi, Senin (29/12/2025).

​Tofan menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi proyek bukan dalam rangka mengintervensi teknis pekerjaan, melainkan murni karena urusan aset pribadi. Ia mengungkapkan bahwa mobil milik istrinya sedang dikontrak oleh perusahaan pelaksana proyek tersebut.

​“Saya hadir di lokasi bukan untuk mengatur pekerjaan. Mobil istri saya dikontrak oleh perusahaan tersebut, sehingga setiap hari libur saya menyempatkan diri turun ke lokasi hanya untuk memastikan kondisi kendaraan kami,” jelasnya.

​Terkait statusnya sebagai abdi negara, Tofan menegaskan bahwa dirinya tetap tegak lurus pada aturan. Ia menjamin tidak ada tugas pelayanan masyarakat yang terbengkalai akibat urusan tersebut.

“Soal status saya sebagai ASN, saya selalu menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya. Narasi yang beredar sangat merugikan saya. Saya berharap ke depan media lebih mengedepankan prinsip konfirmasi dan keberimbangan (cover both sides) agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

​Di tempat terpisah, General Manager PT. KMA, Sofyan Muhammad, yang bertanggung jawab atas pekerjaan lapangan proyek talud Sangowo, ketika dikonfirmasi membenarkan hubungan kerja sama tersebut hanya sebatas penyewaan kendaraan.

“Kami memang mengenal Pak Tofan karena mobilnya kami kontrak. Namun, dalam hal teknis pekerjaan, itu sepenuhnya wilayah kami. Tidak ada campur tangan dari pihak mana pun, termasuk Pak Tofan,” pungkas Sofyan menutup pembicaraan.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *