RSUD Ir. Soekarno Morotai Terima Kucuran DAK Rp 7 Miliar Lebih untuk Pembangunan dan Alkes

Beritadetik.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara, pada tahun 2025 ini mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 7 miliar lebih.

Anggaran jumbo ini akan difokuskan untuk dua jenis pembangunan fisik serta pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Morotai.

Plt Direktur Utama RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai, dr. Tonny Humbas, menjelaskan bahwa bantuan DAK tersebut dialokasikan untuk beberapa paket pembangunan dan pengadaan.

Bacaan Lainnya

“Jadi untuk tahun 2025, kami di rumah sakit mendapat bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk beberapa paket, yaitu paket fisik dan alat kesehatan (Alkes),” ujar dr. Tonny kepada media pada Kamis (10/7/2025).

Lebih lanjut, dr. Tonny merinci bahwa pembangunan fisik mencakup dua bangunan vital, yakni Cat Lab dan sitotoksit.

“Pembangunan Cat Lab dengan anggaran sebesar Rp 2.558.223.000, kemudian bangunan sitotoksit yaitu sebesar Rp 1.424.663.000. Dua anggaran ini untuk pembangunan fisik,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa Cat Lab nantinya akan difungsikan untuk persiapan kateterisasi jantung, sementara bangunan sitotoksit akan digunakan untuk peracikan obat keras atau obat khusus, seperti terapi kanker dan obat khusus lainnya.

Selain pembangunan fisik, anggaran DAK juga dialokasikan untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) sebesar Rp 2,9 miliar lebih.

“Dari anggaran Alkes itu, kita belanjakan alat-alat yang lagi dibutuhkan di rumah sakit seperti mesin anestesi, penambahan bet tempat tidur, glayser, alat setrifus, babysky, EKG, dan wolkus oksimeter,” jelas dr. Tonny.

Meskipun demikian, dr. Tonny menyatakan bahwa proses pembangunan fisik saat ini masih dalam tahap tender. Namun, perhitungan dan pengawasan untuk proyek tersebut sudah rampung sepenuhnya.

“Jadi sekarang ada pengajuan tender. Mudah-mudahan satu dua minggu ke depan sudah ada pemenang tendernya. Dan di akhir bulan ini sudah bisa start pekerjaannya,” tuturnya optimistis.

Di samping DAK, RSUD Ir. Soekarno juga menerima anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 3,8 miliar. Dana ini khusus diperuntukkan bagi pengadaan obat-obatan dan Barang Milik Habis Pakai (BMHP) untuk kebutuhan operasional rumah sakit.(red)

 

Editor : M. Bahrul Kurung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *