Morotai Siap Mandiri Energi, PLN Akan Bangun Pembangkit 10 MW

Beritadetik.id – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menegaskan komitmen seriusnya untuk menjadikan Pulau Morotai sebagai wilayah yang mandiri dan tangguh dalam energi listrik. Penegasan ini disampaikan setelah menerima kunjungan General Manager PLN Cabang Tobelo dan Manager PLN Unit Daruba di kediamannya pada Kamis, 10 Juli 2025.

Pertemuan strategis ini menghasilkan rencana PLN untuk membangun kapasitas listrik sebesar 10 Megawatt (MW) di Pulau Morotai, yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan tahun 2026.

Penambahan daya listrik ini krusial untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat di Morotai, mencakup pelayanan publik, sektor industri, pariwisata, pendidikan, hingga perumahan masyarakat.

Bacaan Lainnya

General Manager PLN Cabang Tobelo menjelaskan bahwa rencana penambahan daya 10 MW ini merupakan bagian dari program prioritas PLN Wilayah Maluku Utara dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pulau Morotai.

“Morotai adalah daerah strategis, dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Untuk itu, kebutuhan akan listrik yang andal, stabil, dan merata menjadi prioritas utama kami,” tuturnya.

Bupati Rusli Sibua menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas rencana pembangunan kapasitas listrik ini. Ia menekankan bahwa energi listrik adalah “urat nadi pembangunan,” yang krusial dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik bukan lagi soal lampu menyala. Ini soal sekolah yang bisa belajar malam, rumah sakit yang bisa beroperasi 24 jam, UMKM yang bisa berproduksi, dan desa-desa yang bisa berkembang. Kami sangat mengapresiasi langkah PLN yang proaktif,” tegas Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa kebutuhan energi listrik di Pulau Morotai terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, perluasan kawasan ekonomi, dan peningkatan aktivitas layanan publik. Beberapa desa dan wilayah masih mengalami keterbatasan pasokan. Dengan hadirnya tambahan kapasitas 10 MW, PLN optimis dapat menjawab tantangan tersebut sekaligus membuka peluang baru bagi investasi dan pengembangan ekonomi lokal.

Penambahan kapasitas ini akan difokuskan pada peningkatan sistem pembangkit dan perluasan jaringan distribusi ke desa-desa terpencil yang saat ini belum terlayani maksimal.

Pihak PLN Unit Daruba juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan pelanggan dan membuka jalur komunikasi dengan masyarakat terkait pemeliharaan jaringan, manajemen beban, serta edukasi pemanfaatan energi secara efisien.

Selain penambahan kapasitas, pemerintah daerah juga berkomitmen mendukung program “Malut Terang,” sebuah kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PLN. Program ini akan mendata rumah-rumah warga yang belum dialiri listrik pada tahun 2026 untuk mendapatkan bantuan listrik.

Pertemuan antara PLN dan Bupati Morotai ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarlembaga mampu melahirkan langkah konkret untuk kemajuan daerah. Dengan tambahan kapasitas listrik 10 MW, Pulau Morotai bergerak menuju masa depan yang lebih terang, masa depan yang ditopang oleh energi yang cukup, adil, dan merata.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *