Beritadetik.id – Pengurusan Kartu Keluarga (KK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pulau Morotai dilaporkan mengalami kendala yang cukup menghebohkan.
Pasalnya, masyarakat yang telah mengurus KK selama kurang lebih satu minggu terpaksa menunggu lama lantaran belum adanya pembaruan data kepemimpinan di tingkat pusat.
Biang keladinya adalah tercatatnya nama Alprit Santiago, mantan Kepala Dukcapil yang telah mengundurkan diri, masih menduduki posisi tersebut dalam sistem Direktorat Jenderal Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI). Padahal, pucuk pimpinan Dukcapil Morotai kini telah berganti kepada In Ahmad.
Eric Gilermi Panjaitan, Kasubbag Umum Dukcapil, membenarkan adanya anomali data ini.
“Sedangkan pak Alprit sudah buat pengunduran diri pindah ke Provinsi tetapi data di Dirjen Dukcapil masih pak Alprit Santiago,” ungkapnya kepada awak media, Jumat (16/5/2025).
Hal ini mengakibatkan, pelayanan pencetakan Kartu Keluarga asli terpaksa tertunda.
“Jadi sementara lagi di urus pergantian SK baru di Dirjen Dukcapil untuk tanda tangan terpusat, karena sekarang semua dokumen administrasi kan pakai barkot,” jelas Eric.
Ia juga menambahkan bahwa situasi ini telah berlangsung sekitar satu minggu.
Pihak Dukcapil sendiri tidak tinggal diam. Koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) telah dilakukan, dan data-data terkait perubahan kepemimpinan juga telah dikirimkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta Direktorat Jenderal Dukcapil melalui staf bernama Ibu Diana.
Sementara itu, Sekretaris Dukcapil yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Morotai, In Ahmad, memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan, meskipun dokumen yang telah diproses belum dapat ditandatangani.
“Ya kebutulan ada pergantian kepala dinas di Dukcapil sehingga sementara ada pengusulan Tanda tangan elektronik ke dirjen Dukcapil,” singkatnya.(red)
Editor : M. Bahru Kurung


















