Setelah Membangun Terminal Bandar Udara Pitu Morotai, Ini Harapan Kepala Bandara

Terminal Bandar Udara Pitu Pulau Morotai, (beritadetik.id).
Terminal Bandar Udara Pitu Pulau Morotai, (beritadetik.id).

MOROTAI, Beritadetik.id – Pekerjaan lanjutan Kanopi Terminal dan Kordor YP termaksuk pengawasan Multi Years Contract (MYC), di lokasi Bandar Udara kelas II Pitu Kabupaten Pulau Morotai.

Contract volume satu paket, dengan nomor kontrak KU.DO3075/PPK/PTU.2021 dan pagu angaran senilai Rp, 5.672.240.000 Miliar, sumber Dana dari APBN pelaksana CV. JJ Wood konsultan CV. Mega Bintang Engineering dalam tahun angaran 2021-2022.

Proyek Multi Years tersebut untuk penataan Kanopi Terminal dan Kordor YP di Bandar Udara Morotai, dimulai sejak 2021 salasatunya meningkatkan kualitas pembangunan.

Bacaan Lainnya

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pegola kepegawaian Bandara Romi megatakan, permintaan yang kami ajukan waktu itu kepada Directorale General of Civil Aviation untuk pembangunan Terminal Bandar Udara Morotai.

“Terminal Bandar Udara yang sudah lama juga kapasitasnya kecil, atapnya sering bocor sehingga kita perbaikan atau penambahan agar para penumpang tidak basa dan kepanasan lagi,”akunya.

Dia menjelaskan, ada juga penambahan connection gedung terminal dan Kanopi itu proses pembangunannya bertahap di 2021 angarannya 4 Miliar dan 2022 1,6 Miliar.

Selain itu, Kepala Bandar Udara saat ditemui beritadetik.id, Kamis (20/10/2022) Suroso megungkapkan, sekarang kami masih punya usulan terkait peningkatan overlap, BCN, gedung workhshop, gedung operasional dan perumahan dinas Bandara.

“Untuk peningkatan terminal sekarang sudah kita kembangkan perlahan-lahan dan alhamdulilah hasilnya sudah cukup lumayan,”ujarnya.

Dikatakan, sementara ini pihaknya lagi berupaya menghadirkan Kargo untuk kepentingan komersial yang umumnya megacu kepada barang yang di angkut lewat transportasi udara.

Kata Suroso, saat ini untuk angkutan barang masih megunakan Tol laut itu pun pegantriannya cukup panjang dan masih kurang untuk kepentingan publik.

Sementar dirinya telah berkordinasi dengan Trigana Air maskampai penerbangan di Jakarta, paling tidak bisa terakomodir supaya barang keluar masuk di Morotai lebih lancar dan perekonomian pun bisa stabil. (red).

Editor : M. Bahrul Kurung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *