Ingin Tahu, Ternyata ini Penyebab Operator Loader PT. IWIP yang Tewas di Kamar Kos

  • Whatsapp
Korban saat ditemukan meninggal dalam kamar kos, Desa Lelilef Sawai, Weda Tengah, Jumat (3/9/2021).

HALTENG – FA Alias Fajer, Operator Loader PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang ditemukan meninggal dunia dalam kamar kos di Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Jumat (3/9) siang tadi diduga karena serangan jantung.

“Terkait kejadian meninggalnya FA sekira pukul 13.00 WIT siang tadi, sejauh ini belum diketahui pasti, namun dari informasi di lapangan bahwa penyebab kematian korban karena jantungan,”ungkap salah satu teman teman kerja korban.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, informasi peyebab kematian korban ini dibantah oleh salah satu keluarga korban. “Paman saya tidak punya riwayat penyakit jantung, dia tidak sakit apa-apa,”ucap Rosdiana Bahrudin, keponakan korban kepada beritadetik.id, Jumat malam tadi.

Diketahui, informasi meninggalnya FA warga asal Gane Timur, Halmahera Selatan ini dikabarkan terjadi sekira pukul 13.00 WIT, usai dirinya pulang kerja.

“Informasinya korban meninggal sekira puku 13.00 WIT. Menurut cerita teman korban, bahwa dirinya pulang dari kerja lalu masuk di kamar, setengah jam kemudian teman korba yang bersebelahan kamar dengan Korba mendengar ada teriakan,”tutur sejumlah saksi yang enggan namanya diberitakan.

Lebih lanjut saksi yang juga tetangga kamar korban ini bilang, saat mendengar suara teriakan itu mereka langsung bergegas menuju pintu kamar korban, lalu memanggilnya, namun tidak bersuara.

“Saat itu kami berusaha membuka pintu kamar korban tapi dikunci, di situ kami ambil langkah dengan cara mendobrak pintu kamarnya. Saat pintu terbuka, FA sudah dalam keadaan meninggal di atas tempat tidurnya,”ucap saksi.

Kabar meninggalnya karyawan tersebut ikut viral di media sosial. Lewat akun Facebook bernama Arin Rainu Rainu, dirinya mengunggah ID-Card korban disertai status meninggalnya karyawan tersebut.(red).

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *