Pergi di Kebun Warga Diminta Bayar, Elang-Rahim Harus Turun Tangan

  • Whatsapp

“Kami para petani di Sakam – Nursifa, Kecamatan Patani Timur, setiap saat ke kebun harus mengeluarkan biaya puluhan ribu untuk membayar jembatan milik Bando di Kali Get, untuk itu kami minta Elang-Rahim untuk turun tangan membangun jembatan darurat demi mengurangi beban petani yang ada”.

Warga Sakam

HALTENG | beritadetik.id – Warga di Desa Sakam dan Desa Nursifa, Kecamatan Patani Timur, Halmahera Tengah, mengaku tak mampu lagi membayar tarif jembatan milik Bando Samsudin di Kali Get, Desa Sakam.

Pasalnya, warga di dua desa setempat dalam kesehariannya untuk ke kebun dan melewati jembatan milik Bando, Kaur Pemerintah Desa Sakam itu, terpaksa harus mengeluarkan uang puluhan ribu demi sampai ke kebun mereka yang berada di seberang kali desa setempat.

“Kebun kami di seberang kali Get, Desa Sakam, dan setiap kami ke kebun dan melewati jembatan itu pemilik jembatan selalu minta bayaran tanpa ada Toleransinya sama sekali kepada warga,”ucap salah satu warga Desa Sakam saat menghubungi media ini, Minggu (7/2/2021).

Warga setempat meminta Bupati dan Wakil Bupati Elang-Rahum agar segera membangun jembatan darurat untuk memudahkan aktifitas warga.

“Kami tahu kalau jembatan itu dibangun pakai uang pribadi (Bando), tapi kasiang warga di Desa Sakam dan juga Desa Nursifa sendiri yang mau ke kebun dan melewati jembatan itu saja diminta bayar. Kami berharap pemerintah daerah harus hadir mencari solusi membangun jembatan darurat demi aktifitas dan mengurangi beban para petani di perbatasan Halteng dan Haltim saat ini,”harap warga setempat.(din/*).

Pos terkait

Screenshot_2021-08-16-16-18-33-23

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *